Guru sebagai Mediator Dan Fasilitator
Media pembelajaran merupakan dasar yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan merupakan bagian intergral demi berhasilnya proses guru an dan pengajaran di sekolah .
Murid akan lebih banyak berkegiatan baik secara fisik maupun secara mental. Dan juga otomatis akan membuat pergeseran paradigma mengajar guru dari bersifat teacher centred (berpusat pada guru) menjadi student centred (berpusat pada siswa).
Melalui pembelajaran aktif, guru sebagai fasilitator. Ia bertugas memfasilitasi pembelajaran yang berlangsung pada diri Murid, sehingga mereka memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan otentik.
Seorang guru perlu mengalami latihan - latihan praktik secara kontinue dan sistematis baik melalui pre service maupun melalui inservice training .
Sebagai mediator, seorang guru dituntut memilki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media guru an sebagai alat komunikasi dalam proses pembelajaran. Dan terampil memilih, menggunakan, mengusahakan media guru an, serta mampu menjadi media (perantara) dalam hubungan antar siswa dalam proses belajar mengajar. Sebagai Fasilitator, guru hendaknya mampu mengusahakan sumber belajar dan berguna serta dapat menunjang tercapainya tujuan dalam proses belajar-mengajar, baik yang berwujud narasumber, buku teks, majalah, surat kabar, maupun sumber belajar lainnya.








