TELAH DIBUKA UJIAN KEJAR PAKET A, B DAN C SELURUH INDONESIA, RESMI. INFORMASINYA DI SINI
Diberdayakan oleh Blogger.

Kumpulan Video Pembelajaran

Guru sebagai Mediator dan Fasilitator

 Guru sebagai Mediator Dan Fasilitator 


Media pembelajaran merupakan dasar yang sangat diperlukan yang bersifat melengkapi dan merupakan bagian intergral demi berhasilnya proses guru an dan pengajaran di sekolah .

Murid akan lebih banyak berkegiatan baik secara fisik maupun secara mental. Dan juga otomatis akan membuat pergeseran paradigma mengajar guru dari bersifat teacher centred (berpusat pada guru) menjadi student centred (berpusat pada siswa).

Melalui pembelajaran aktif, guru sebagai fasilitator. Ia bertugas memfasilitasi pembelajaran yang berlangsung pada diri Murid, sehingga mereka memperoleh pengalaman belajar yang nyata dan otentik. 

Seorang guru perlu mengalami latihan - latihan praktik secara kontinue dan sistematis baik melalui pre service maupun melalui inservice training .

Sebagai mediator, seorang guru dituntut memilki pengetahuan dan pemahaman yang cukup tentang media guru an sebagai alat komunikasi dalam proses pembelajaran. Dan terampil memilih, menggunakan, mengusahakan media guru an, serta mampu menjadi media (perantara) dalam hubungan antar siswa dalam proses belajar mengajar. Sebagai Fasilitator, guru hendaknya mampu mengusahakan sumber belajar dan berguna serta dapat menunjang tercapainya tujuan dalam proses belajar-mengajar, baik yang berwujud narasumber, buku teks, majalah, surat kabar, maupun sumber belajar lainnya.

Kebijakan Kurikulum tingkat satuan pendidikan


Kebijakan Kurikulum tingkat satuan pendidikan 

Kurikulum merupakan faktor penting dalam proses pembelajaran pada suatu lembaga pendidikan , segala hal yang harus diketahui , dipahami, dihayati , diamalkan dan dialamai peserta didik harus ditetapkan dalam kurikulum.

kurikulum menjadi oanduan utama melaksanakan kegiatan pendidikan dalam wujud pembelajaran di sekolah dan pelatihan lainnya.

pengembangan kurikulum adalah proses perencanaan kurikulum agar menghasilkan rencana kurikulum yang luas dan spesifik .

 Dalam Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, pengembangan kurikulum dilakukan oleh guru, kepala sekolah, komite sekolah dan dewan pendidikan. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan merupakan suatu konsep yang menawarkan otonomi pada sekolah untuk menentukan kebijakan sekolah dalam rangka meningkatkan mutu dan efisiensi pendidikan agar dapat memodifikasikan keinginan masyarakat setempat serta menjalin kerja sama yang erat antara sekolah, masyarakat, industri, dan pemerintah dalam membentuk pribadi peserta didik.

Proses Produksi Kerajinan Bahan Limbah Lunak


Di bawah  ini merupakan penggolongan  hasil limbah lunak organic yang dapat di jadikan bahan baku yang dapat di jadikan bahan baku produk kerajinan dilihat dari kondisi wilayahnya. 

1.Daerah pesisir pantai / laut 
2.Daerah pegunungan 
3.Daerah pertanian 
4.Daerah perkotaan 
Proses pengolahan bahan limbah lunak secara umum dan sederhana. 
1.Pemilahan bahan limbah lunak 
2.Pembersihan limbah lunak 
3.Pengeringan 
4.Pewarnaan bahan limbah lunak 
5.Pengeringan setelah pewarnaan 
6.Penghalusan bahan agar siap dipakai 

Pentingnya Pendidikan Agama Islam ( PAI ) Untuk Kita

Dari Sekolah Dasar sampai kita kejenjang kuliah selalu ada Pelajaran Agama Islam ,Apa pentingnya pendidikan agama Islam itu untuk kita ?

Pengertian Pendidikan Agama Islam Menurut Para Ahli

Pengertian dari pendidikan agama Islam juga dipaparkan oleh beberapa ahli mengenai agama Islam salah satunya adalah Ahmad Tafsir, ia mengatakan bahwa dengan adanya pendidikan agama Islam diharapkan orang orang dapat mengetahui tentang agama Islam dan juga ajaran ajaran yang terkandung di dalamnya. Selain itu ia juga mengatakan bahwa pendidikan agama Islam ini mengharapkan orang yang sudah mengetahui tentang ajarannya dapan mempraktikkannya dan juga mengamalkannya di dalam kehidupan sehari hari karena ajaran dalam agama Islam merupakan ajaran yang baik untuk seluruh manusia.

keberadaan guru adalah untuk mewujudkan pendidikan nasional seperti yang dinyatakan dalam Pasal  6 Bab II UU No 14 Tahun 2005 yaitu, berkembangnya potensi peserta didik agar menjadi manusia yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berakhlak mulia, sehat, berilmu, cakap, kreatif, mandiri, serta menjadi warga negara yang demokratis dan bertanggung jawab (Salinan UU No 14 Tahun 2005)

Sudahkah anda Memakai batik hari ini ??

Anda suka pakai batik kan ?? sekarang banyak designer - designer indonesia yang membuat baju dari bahan dan corak batik untuk segala suasana baik untuk acara formal ataupun non formal .mulai batik dipakai untuk baju tidur sampai batik yang di pakai untuk bahan jas or kebayak untuk acara formal .Saat ini batik benar-benar telah memasyarakat, dan kini batik banyak dipakai orang baik itu dari kalangan anak muda sampai dengan orang dewasa, baik itu pejabat maupun orang biasa kini terbiasa memakai baju batik.

Karena batik telah ditetapkan sebagai salah satu warisan budaya Indonesia, oleh sebab itu pemerintah menetapkan Hari Batik Nasional setiap tanggal 2 Oktober. Pada tanggal 2 oktber ini semua kalangan baik itu instansi pemerintah, swasta, sekolah, ddan juga perguruan tinggi diwajibkan untuk memakai baju batik.

Batik adalah kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi dan telah menjadi bagian dari budaya Indonesia (khususnya Jawa) sejak lama. Perempuan-perempuan Jawa pada masa lampau menjadikan keterampilan mereka dalam membatik sebagai mata pencaharian, sehingga pada masa lalu pekerjaan membatik adalah pekerjaan eksklusif perempuan sampai ditemukannya "Batik Cap" yang memungkinkan masuknya laki-laki ke dalam bidang ini. Ada beberapa pengecualian bagi fenomena ini, yaitu batik pesisir yang memiliki garis maskulin seperti yang bisa dilihat pada corak "Mega Mendung", di mana di beberapa daerah pesisir pekerjaan membatik adalah lazim bagi kaum lelaki.

Menerapkan nilai - nilai sumpah pemuda

Sumpah pemuda tanggal 28 ktober 1928  kamu tahu kan isi sumpah pemuda sbb :
  1.  Kami putra dan putri indonesia menggaku bertumpah darah yang satu tanah air indonesia
  2. Kami putra dan putri indonesia menggaku berbangsa yang satu Bangsa indonesia
  3. Kami putra dan putri indonesia menjunjung bahasa persatuan Bahasa indonesia
Sumpah pemuda menghasilkan sebuah kesamaan sikap bahwa kita mengaku satu nusa , satu bangsa dan satu bahasa yaitu indonesia. Kita harus bangga menjadi warga negara indonesia ,kita juga harus selalu menghormati budaya suku bangsa lain .Serta selalu menggunakan bahasa indonesia dalam komunikasi dengan orang lain .

Apa bentuk kita menerapkan nilai sumpah pemuda dalam kehidupan sehari - hari :
  1. turut menjaga keamanan lingkungan 
  2. Turut serta membersihkan lingkungan sekitar 
  3. turut serta membentuk posko - posko penanggulangan bencana 
  4. Menjaga Kelestarian alam yang ada di indonesia 

Guru Tanamkan Kebersihan Diri dikelas

Kebersihan haruslah diajarkan kepada anak - anak sejak usia dini .Pertama - tama orang tualah yang harus memberikan pendidikan kebersihan sehingga anak -anak kecil sudah mempunyai rasa kebersihan untuk selalu hidup bersih dan sehat.
Biasakannlah anak sebelum berangkat sekolah untuk mandi , mengenakan pakaian bersih dan rapi ,sehingga anak akan selalu semangat , gembira serta menyenangkan.
Memang sekali kali anak harus dibiarkan bermain pasir, ikut menyiram tanaman, cabuti rumput dan tangan jadi kotor kan.Tetapi justru setelah itu dia harus dilatih membersihkan tangan dan kakinya. Anak - anak harus diajarkan untuk menyukai kebersihan dan tidak malah menyukai kekotoran.Biarkan anak - anak mengetahui sendiri bahwa kekotoran = jorok itu bisa membawa bibit penyakit atau kuman.Apabila orang tua selalu mencontohkan cara hidup sehat dan bersih, maka dengan sendirinya sang anak akan menirukannya.

Beda antara Pendidikan Sekolah dan Pendidikan Keluarga


Berbeda dari pendidikan formal , pendidikan informal yang biasa berlaku dirumah dibedakan pula pendidikan nonformal, yaitu pendidikan luar sekolah , kursus - kursus dan latihan untuk meningkatkan keterampilan tertentu , yang harus lebih banyak memberi kebebasan untuk mewujudkan dirinya.Pendidikan informal ,yaitu pendidikan keluarga secara potensial berakar dari pergaulan biasa, khusus nya antara orang tua dan siswa .Jadi setiap pergaulan tersebut adalah suatu lapangan persiapan untuk berubah menjadi situasi pendidikan kegiatan mendidik dilandasi oleh nilai moral tertentu.
Perkembangan manusia dalam interaksi dengan lingkungan keluarga melalui berbagai media dan sarana fisik nonfisik menuntut suatu konsep yang strategis oleh karena manusia merupakan sumberdaya yang paling esensial dalam pembangunan bangsa .Pembangunan bangsa itu sebaiknya bersumber dan dimulai dari rumah dalam kehidupan keluarga .Karena dirumahlah sebaiknya secara timbal balik ditumbuhkan kepedulian , kesadaran dan pengertian dasar tentang totalitas lingkungan.

Komunitas Blog Guru Sosial Media