TELAH DIBUKA UJIAN KEJAR PAKET A, B DAN C SELURUH INDONESIA, RESMI. INFORMASINYA DI SINI
Diberdayakan oleh Blogger.

Kumpulan Video Pembelajaran

Bahan Ujian Mulok Semester 1

Dalam kesempatan kali ini, saya menginformasikan kepada siswa, bahwa bahan ujian mulok untuk semester 1 adalah sebagai berikut: 
Menguasai teknik arsir dan gradasi adalah salah satu teknik dasar menggambar dengan pensil. Arsir gradasi akan membantu ketajaman mata agar mengenal tingkat intensitas cahaya sehingga dapat melihat daerah terang dan gelap suatu obyek. Latihan arsir gradasi juga sangat membantu ketika Anda membuat bayangan dari suatu obyek.
  1. Beberapa langkah yangharus dilakukan saat belajar Arsir :
  2. Berlatih teknik arsir gradasi dapat  mulai dengan membuat satu baris kotak.
  3. Jumlahnya bebas terserah  seperti gambar di bawah ini. Kemudian arsirlah setiap kotaknya dengan satu jenis ukuran pensil.
  4. Contoh kotak pertama diarsir dengan pensil 2H, kemudian kotak kedua diarsir dengan pensil H, dan seterusnya.
  5. Ketika mengarsir semua dilakukan dengan tekanan yang sama.
  6. Lihat perbedaan intensitas gelap terang yang dihasilkan setiap pensil.
  7. Kemudian arsir gradasi dapat dihasilkan dengan cara lain yaitu buatlah beberapa baris kotak seperti gambar di bawah ini.
  8. Lalu menggunakan beberapa jenis pensil, misalnya pensil B, 4B, dan 9B.
  9. Arsirlah baris kotak bagian atas dengan pensil B, kemudian arsirlah setiap kotaknya dengan tingkat tekanan pensil yang berbeda.
  10. Lihat intensitas gelap terang yang dihasilkan dengan pensil B. Kemudian arsirlah baris kotak bagian tengah dengan pensil 4B, dan berikan tekanan yang berbeda pada setiap kotaknya.
  11. Begitu pun dengan baris kotak bagian bawah diarsir dengan pensil 9B dengan tekanan yang berbeda. Arsir gelap dengan tekanan paling kuat yang dihasilkan pensil B bisa hampir menyamai kualitas arsir pensil 4B, begitu pun dengan pensil 4B dengan tekanan yang kuat bisa menyamai intensitas arsir gelap 9B.
  12. Dengan sedikit memberi tekanan, intensitas arsir yang dihasilkan pensil 4B bisa menyamai dengan intensitas arsir pensil B. Lakukan dengan berbagai macam jenis pensil lainnya sehingga tingkat kepekaan Anda pada intensitas cahaya dan gelap terang pada suatu obyek meningkat.
  13. Latihan selanjutnya mencoba membuat komposisi bentuk dasar, kemudian pada setiap bentuk dasar memberikan arsir dengan tingkat intensitas yang berbeda. Buatlah kotak dengan berbagai ukuran dan bentuk yang sudah mengalami distorsi. Kemudian komposisikan kotak-kotak tersebut.
  14. Disamping iyu juga dapat membuat komposisi bentuk dengan menggunakan bentuk dasar lainnya seperti lingkaran, segitiga, dan sebagainya. Selain itu dapat mengkomposisikan bentuk-bentuk dasar tersebut dengan cara yang berbeda.
  15. Cobalah membuat berbagai macam sketsa lainnya, carilah berbagai ide komposisi bentuk lainnya, dan pilihlah sketsa yang disukai.
  16. Setelah membuat sketsa komposisi bentuk kotak, persiapkanlah berbagai jenis ukuran pensil, saya lebih suka menggunakan pensil ukuran keras seperti H terlebih dahulu untuk memberikan arsir terang pada kotak yang diinginkan, kemudian pada beberapa bagian masih dengan pensil yang sama saya memberikan tekanan yang lebih kuat sehingga memberikan arsir gelap.
  17. Setelah yakin pada kotak mana yang ingin saya arsir untuk daerah terang dan gelap maka gunakan pensil ukuran lunak seperti 2B.
  18. Selanjutnya dapat melihat pada gambar dibawah dengan memberikan arsir gelap dan terang maka pada komposisi kotak terlihat ada suatu volume atau kedalaman. Pada saat menggambar suatu obyek Anda akan mengerti bahwa hanya dengan memberikan arsir gradasi gelap terang, maka obyek tersebut terlihat mempunyai volume dan intensitas cahaya yang berbeda.

Setelah membuat satu baris kotak arsirlah setiap kotaknya dengan berbagai jenis ukuran pensil misalnya 2H, H, B, 2B, dengan tekanan yang sama dapat melihat perbedaan intensitas gelap terang yang dihasilkan setiap pensil.



Buatlah beberapa baris kotak, kemudian setiap barisnya diarsir dengan pensil yang sama misalnya pensil B, tetapi arsirlah dengan
tekanan yang berbeda pada setiap kotaknya. Sehingga  akan menemukan pensil B bisa hampir menyamai kualitas arsir pensil 4B.



Latihan membuat komposisi bentuk dasar membantu melihat perbedaan intensitas gelap terang dari pensil. Carilah berbagai ide
komposisi bentuk dasar lainnya. Arsir gradasi juga dapat membedakan volume suatu obyek.

Contoh Menggambar Arsir Lampu
Kadang dapat menemukan satu jenis benda yang terbuat dari berbagai macam bahan material. Misalnya gelas ada yang terbuat dari bahan plastik, kayu, keramik. Atau kursi yang terbuat dari besi, alumunium, kayu, plastik, dan rotan.
  1. Pada latihan menggambar arsir tekstur lampu, akan mencoba menggambar sebuah obyek dengan menggunakan berbagai macam arsir, sehingga dapat membayangkan kira-kira terbuat dari bahan material apa saja obyek tersebut.
  2. Sebelum memulainya pilihlah salah satu objek yang menarik di sekitar Anda, kemudian gambarlah obyek tersebut dan arsirlah. Setelah itu gambar kembali obyek yang sama, kemudian gunakanlah berbagai macam arsir lainnya.
  3. Seperti pada gambar lampu yand digunakan satu obyek lampu dan menggunakan berbagai macam arsir. Sehingga setiap gambar lampu menampilkan karakter bahan material yang berbeda.
  4. Gambarlah berbagai macam obyek lainnya dengan menggunakan berbagai macam arsir dan tentukanlah bahan material benda tersebut.


Menggambar lampu dengan menggunakan arsir garis-garis pendek sehingga seperti menampilkan karakter
lampu yang terbuat dari bahan rotan.






Satu obyek lampu dengan berbagai macam arsir sehingga menampilkan karakter bahan lampu yang berbeda. Apakah kira-kira pada 4 gambar lampu di sebelah terbuat dari bahan material apa saja? Misalnya gambar lampu dengan arsir garis melingkar kecil-kecil lebih sesuai menampilkan karakter bahan apa? Apakah sesuai dengan kayu, besi, kain, karet,dan lain sebagainya? Bermain-mainlah dengan imajinasi.dari berbagai sumber


Eksplorasi Arsir Tekstur

  1. Setiap benda yang ada di sekitar kita pasti mempunyai tekstur yang beraneka ragam.
  2. Tekstur yang ditemukan tergantung dari material bahan yang membentuk tekstur tersebut.
  3. Hanya dengan melihat, sudah dapat merasakan tekstur suatu benda, tetapi dengan merabanya maka ketajaman indra lebih meningkat.
  4. Lebih dapat dirasakan tekstur dari benda tersebut. Tekstur permukaan kayu tentu saja berbeda dengan tekstur permukaan kain atau tekstur benda yang terbuat dari plastik.
  5. Ketika menggambar suatu obyek, tidak cukup hanya dengan melihat obyek tersebut tetapi akan lebih baik jika memegangnya dan merasakannya. Dengan begitu mempunyai perasaan dan pemahaman atas keberadaan obyek yang Anda gambar.
  6. Sebelumnya carilah benda-benda sekitar yang menarik teksturnya seperti kayu, kaca, kain, dan sebagainya.
  7. Kemudian rabalah permukaan semua benda tersebut dan rasakanlah perbedaannya.
  8. Setelah itu buatlah beberapa baris kotak yang ukuran dan jumlahnya bebas terserah.
  9. Kemudian cobalah terlebih dahulu mengisi satu baris kotak dengan bermacam-macam arsir tanpa melihat sebuah obyek. Anda akan mengerti bahwa tanpa melihat obyek pun Anda dapat membuat berbagai macam tekstur dari arsir yang berbeda.
  10. Setelah itu lihat dan rabalah tekstur berbagai macam benda. Pindahkanlah tekstur yang terlihat dalam bentuk arsir ke baris kotak lainnya.
  11. Supaya latihan membuat arsir tekstur ini lebih menarik. Buatlah komposisi dari bentuk-bentuk dasar seperti gambar dibawah. Gambarlah banyak sketsa komposisi bentuk dasar
  12. Gambar beberapa sketsa komposisi bentuk dasar. Setelah itu pilih sketsa dasar yang paling baik.
  13. Lalu arsir dan gabungkan dengan berbagai macam arsir tekstur pada sketsa komposisi bentuk dasar.
  14. Walaupun menggunakan berbagai macam arsir tekstur, gambar diatas memperlihatkan kesatuan komposisi.
  15. Latihan ini akan mengasah kepekaan untuk memahami suatu obyek yang memiliki ciri khas tekstur menarik, seperti tekstur kayu, bulu binatang, logam, kaca, dan lain-lain. Sehingga bisa menampilkan karakter dan tekstur obyek yang digambar pada kertas.



Di ambil dari : BELAJAR DASAR MENGGAMBAR http://khanzaku.wordpress.com

Untuk materi yang lebih kepada tehnik proyeksi gambar 2 dan 3 dimensi, berikut materinya:
Terdapat 6 inti bahasan utama yang harus dikuasai dalam mempelajari Gambar Teknik Mekanik, yaitu :
  1. Jenis-jenis garis
  2. Proyeksi
  3. Perspektif
  4. Potongan
  5. Penunjukkan ukuran
  6. Toleransi
Hal di atas mutlak diperlukan untuk bisa membaca, mengerti dan membuat gambar teknik mekanik dengan benar

1. JENIS-JENIS GARIS

1 Jenis-jenis garis dan pengunaannya
Dalam penggambaran teknik, digunakan beberapa jenis garis yang digunakan sesuai dengan maksud dan
tujuannya. Pada dasarnya, jenis-jenis garis dibagi menjadi 3 bentuk :
1. Garis nyata, yaitu garis kontinu
2. Garis gores, yaitu garis pendek-pendek dengan jarak antara
3. Garis bergores, yaitu garis gores panjang dengan garis gores pendek diantaranya
Selain bentuk, harus diperhatikan juga ketebalan garis yang digunakan. Berdasarkan tebalnya, garis dibagi menjadi dua jenis, yaitu garis tebal dan garis tipis, dengan masing-masing kegunaannya. Di bawah ini adalah contoh dari penggunaan variasi garis dan tabel keterangannya.


Gambar 1
Contoh penggunaan variasi jenis garis




Tabel jenis-jenis garis dan penggunaannya

Contoh lain penggunaan garis



2. PROYEKSI
Proyeksi 2 dimensi adalah penerjemahan suatu benda bentuk 3 dimensi kedalam bentuk 2 dimensi, artinya benda tersebut digambarkan hanya dari salah satu sudut pandang, dan oleh sebab itu gambar proyeksi 2 dimensi hanya memiliki dua komponen ukuran , yaitu panjang dan lebar. Kekurangan satu elemen ukuran yang lain yaitu ukuran tinggi dikompensasi dengan di buatkan proyeksi dari sudut pandang yang lain yang dapat memperlihatkan ketinggian benda tersebut. Apabila benda yang hendak diproyeksikan memiliki kerumitan yang tinggi, tidak menutup kemungkinan gambar proyeksi yang dibuat menampilkan banyak sudut pandang. Gambar tampilan proyeksi 2 dimensi diusahakan menampilkan sesedikit mungkin pandangan dengan memperhatikan faktor kerapian dan kemudahan pembacaan gambar.

Konsep proyeksi



Konsep proyeksi


Mengapa kita membutuhkan lebih dari satu pandangan ?
Dalam pembuatan gambar teknik, ada kalanya satu pandangan tidak mencukupi untuk menerjemahkan suatu benda ke dalam gambar proyeksi 2 dimensi. Perhatikan gambar contoh di bawah;


Berikut ini adalah contoh-contoh proyeksi dari benda-benda sederhana, dilanjutkan dengan soal-soal latihannya :


3. PERSPEKTIF
Gambar perspektif adalah gambar 3 dimensi yang merupakan hasil terjemahan dari gambar 2 dimensi, jadi merupakan kebalikan dari gambar proyeksi. Membuat gambar perspektif relatif lebih sulit dibandingkan dengan menggambar proyeksi. Kesulitan pertama adalah menggabungkan seluruh pandangan yang ada sehingga kita bisa membayangkan bentuk benda yang sebenarnya. Kesulitan kedua adalah, walaupun kita sanggup membayangkan bentuk perspektif dari benda tersebut di pikiran kita, seringkali kita kesulitan dalam menggambarkan bentuk tersebut di atas kertas. Menerjemahkan hasil pembacaan kita ke atas kertas memang tidak mutlak harus dilakukan, tetapi akan sangat membantu apabila kita sanggup melakukannya.
Kemampuan untuk membaca gambar (membayangkan perspektif) lebih banyak diperlukan secara umum daripada kamampuan membuat gambar (membayangkan proyeksi). Kemampuan membuat gambar diperlukan hanya terbatas utuk orang-orang yang tugasnya memang membuat/mencipta gambar teknik, seperti misalnya drafter, designer, atau copies. Tetapi kemampuan membaca gambar diperlukan oleh lebih banyak orang yang tugasnya berkaitan dengan bidang engineering. Oleh karenanya pelatihan gambar perspektif harus dilakukan secara intensif. Teori pada pokok bahasan perspektif ini sangatlah sedikit (untuk tahap dasar), sehingga metoda pelatihan yang terbaik adalah dengan dengan banyak mengerjakan latihan-latihan soal.  Di bawah ini adalah beberapa contoh aplikasi gambar perspektif, pelajari dengan baik, kemudian kerjakan latihan soal-soal pada halaman paling 




4. GAMBAR POTONGAN
Tidak jarang ditemui benda-benda dengan rongga–rongga didalamnya. Untuk menggambarkan bagian–bagian ini dipergunakan garis gores, yang menyatakan garis–garis tersembunyi. Jika hal ini dilaksanakan secara taat asas, maka akan dihasilkan sebuah gambar yang rumit sekali dan susah dimengerti. Bayangkan saja jika sebuah lemari roda gigi harus digambar secara lengkap! Untuk mendapatkan gambaran dari bagian–bagian yang tersembunyi ini, bagian yang menutupi dibuang. Gambar demikian disebut gambar potongan, atau disingkat dengan potongan.
Gambar pada gambar 16a memperlihatkan sebuah benda dengan bagian yang tidak kelihatan. Bagian ini dapat dinyatakan dengan garis gores. Jika benda ini dipotong, maka bentuk dalamnya akan lebih jelas lagi. Gambar 16b memperlihatkan cara memotongnya, dan gambar 16c sisa bagian depan setelah bagian yang menutupi disingkirkan. Gambar sisa ini diproyeksikan ke bidang potong, dan hasilnya disebut potongan (gambar 16d. Gambarnya diselesaikan dengan garis tebal.
Dalam hal–hal tertentu bagian–bagian yang terletak di belakang potongan ini, tidak perlu digambar. Hanya jika bagian ini diperlukan,  maka bagian di belakang potongan ini digambar dengan garis gores.



Cara–Cara Membuat Potongan 
Potongan Dalam Satu Bidang
(1) Potongan Oleh Bidang Potong Melalui Garis Sumbu Dasar
Jika bidang potongan melalui garis sumbu dasar, pada umumnya garis potongnya dan tanda tandanya tidak perlu dijelaskan pada gambar. Foto demikian disebut potongan utama (gambar 17a)
(2) Potongan Yang Tidak Melalui Garis Sumbu Dasar
Jika diperlukan potongan yang tidak melalui sumbu dasar, letak bidang potongnya harus dijelaskan pada garis potongnya


Potongan Oleh lebih dari satu bidang
(1)   Potongan Meloncat
Untuk menyederhanakan gambar dan penghematan waktu, potongan–potongan dalam beberapa bidang sejajar dapat disatukan. Pada gambar 18a diperlihatkan sebuah benda yang dipotong menurut garis potong A-A. sebenarnya bidang potongannya terdiri atas dua bidang, yang dalam hal ini akan disatukan. Potongan demikian dinamakan potongan meloncat.
(2)   Potongan oleh dua bidang berpotongan 
Bagian – bagian simetrik dapat digambar pada dua bidang potong yang saling berpotongan. Satu bidang potong merupakan potongan utama, sedangkan bidang yang lain menyudut dengan bidang pertama. Proyeksi pada bidang terakhir ini, setelah diselesaikan menurut aturan-aturan yang berlaku, diputar hingga berhimpit pada bidang proyeksi pertama. Gambar  menunjukkan bagaimana caranya membuat gambar potongan demikian.
(3)   Potongan pada bidang berdampingan
Potongan pada pipa berbentuk seperti gambar dapat dibuat dengan bidang–bidang yang berdampingan melalui garis sumbunya.



Potongan Separuh
Bagian–bagian simetrik dapat digambar setengahnya sebagai gambar potongan dan setengahnya lagi sebagai pandangan (gambar 19). Dalam gambar ini garis–garis yang tersembunyi tidak perlu digambar dengan garis gores lagi. Karena sudah jelas pada gambar potongan.


Potongan Setempat
Kadang–kadang diperlukan gambaran dari bagian kecil saja dari benda yang tersembunyi, misalnya benda pada gambar 20a. Gambar–gambar 20b dan 20c  memperlihatkan gambar  yang dipotong setempat dan potongan penuh. Potongan setempat juga dilakukan pada bagian–bagian yang tidak boleh dipotong






5. PENUNJUKKAN UKURAN
Poin yang akan dipelajasi pada pokok bahasan ini antara lain :
Jenis ukuran (berdasarkan obyek yang di beri ukuran)
Datum
Peraturan-peraturan dalam memberikan ukuran
Untuk memudahkan pemahaman, jenis ukuran dibagi dua, yaitu ukuran bentuk dan ukuran posisi.
Ukuran bentuk yaitu ukuran yang menunjukkan panjang dan lebar suatu obyek, termasuk di dalamnya ukuran diameter, radius, dan lain-lain. Sedangkan ukuran posisi adalah ukuran yang menunjukkan jarak obyek tersebut dari suatu bidan referensi tertentu (datum). Contoh ukuran bentuk : Obyek kotak segi empat akan memiliki ukuran bentuk panjang dan lebar, lingkaran akan memiliki ukuran bentuk diameter atau radius, segitiga akan memiliki ukuran bentuk panjang dan tinggi atau panjang dan sudut, dan lain-lain.


Untuk memberikan ukuran posisi kita harus menentukan posisi datum terlebih dahulu. Datum adalah bidang referensi. Datum ini bisa berupa titik sudut, garis, ataupun bidang pada suatu benda. Penentuan datum ini didasarkan oleh hal-hal berikut ini :
Fungsi dari benda
Kemudahan pengerjaan
Kemudahan perakitan



Aturan-aturan dalam pemberian ukuran :
Ukuran harus cukup jelas untuk bisa dibaca dengan mudah
Hindari pemberian ukuran ganda
Usahakan untuk menempatkan ukuran diluar area benda
Pastikan angka ukuran dan garis panahnya tidak ditabrak oleh garis yang lain



6. TOLERANSI
Pada Gambar Teknik, kita mengenal  ada beberapa 2 macam toleransi, antara lain
1. Toleransi bentuk dan Posisi
Yang dimaksudkan dengan toleransi bentuk dan posisi  adalah, batasan-batasan penyimpangan bentuk atau posisi benda kerja yang diizinkan
2. Toleransi ukuran.
Yang dimaksud dengan toleransi ukuran adalah batasan-batasan penyimpangan ukuran yang diperbolehkan pada suatu benda kerja.
Pada artikel ini kita hanya akan membahas Toleransi ukuran, yang memang banyak kita lihat dan kita pakai sehari-hari. Toleransi ukuran terbagi lagi atas beberapa jenis:
Toleransi Umum
Toleransi Khusus
Toleransi Suaian

Toleransi Umum
Toleransi umum, adalah besaran angka toleransi yang berlaku untuk semua ukuran yang terdapat pada gambar, kecuali ukuran-ukuran yang telah dicantumi angka toleransi secara khusus. Dengan kata lain, ukuran yang tidak diikuti oleh harga toleransi berarti mengikuti harg atoleransi umum yang berlaku.


Toleransi Khusus
Toleransi khusus adalah toleransi di luar angka toleransi umum, dan diletakkan langsung setelah angka nominalnya.



Toleransi Suaian
Biasanya toleransi suaian dipakai pada benda kerja yang berpasangan, seperti misalnya Poros dan As. Untuk toleransi ini biasanya menggunakan symbol Huruf, untuk lubang biasanya menggunakan huruf Kapital / Huruf besar, sedangkan untuk poros menggunakan huruf kecil.
Untuk mudahnya, toleransi suaian ini kita jelaskan dengan mengaplikasikannya pada bentuk lubang dan poros yang berpasangan satu sama lain. Harga toleransi suaian yang dicantumkan menentukan keadaan kelonggaran antara lubang dan poros tersebut. Keadaan suaian dibagi menjadi 3 jenis :
Suaian longgar (clearance fit)
Harga toleransi  yang menghasilkan keadaan longgar antara lubang dan poros
Suaian luncur (sliding fit)
Harga toleransi yang menghasilkan keadaan luncur/halus antara lubang dan poros.m Pada keadaan           ini, antara poros dan lubang nyaris tanpa kelonggaran, gap yang tercipta antara lubang dan poros        berkisar antara 0.002-0.02mm (tergantung dari ukuran nominal lubang-poros).
Suaian sesak (interference fit)
Harga toleransi yang meghasilkan keadaan sesak antara lubang dan poros. Pada keadaan ini ukuran poros lebih besar daripada ukuran lubang, yang memerlukan usaha tersendiri untuk memasang poros ke lubang tersebut (menggunakan tenaga manusia dibantu alat ketok, menggunakan mesin press, menggunakan metoda pemanasan lubang, dsb).
Ukuran yang menggunakan harga toleransi suaian mencantumkan angka nominal, simbol toleransi dan angka toleransinya yang ditulis di dalam kurung (angka ini dituliskan hanya apabila diperlukan, misalnya pihak pengguna gambar tidak memiliki table standar suaian ISO).
Khusus pada gambar susunan, angka nominal dari benda harus mencantumkan harga toleransi untuk kedua  benda, lubang maupun poros.



Sumber dari : Dasar-dasar menggambar teknik di : http://empatgrop.blogspot.com

Mempetisi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan


Kemdikbud, lakukan reposisi terhadap Ujian Nasional!


Dengan berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa,

Kami warga masyarakat yang peduli pada arah dan mutu pendidikan nasional, menyatakan keprihatinan kami yang mendalam atas tetap dilaksanakannya kebijakan Ujian Nasional oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Petisi untuk Perbaikan Mutu Pendidikan Nasional ini ditujukan sebagai penyikapan terhadap semakin buruknya dampak Ujian Nasional bagi upaya pencerdasan kehidupan bangsa. Belenggu Ujian Nasional telah secara signifikan mereduksi pendidikan nasional menjadi sekadar pabrik pencetak generasi pekerja yang nirnalar dan beriman pragmatis.



Petisi ini kami tekankan pada butir-butir berikut:

1. Penempatan Ujian Nasional sebagai ujian kelulusan berisiko tinggi bagi siswa, guru, sekolah dan Dinas Pendidikan daerah telah menyepelekan proses pendidikan dasar dan menengah menjadi hanya berfokus pada kelulusan Ujian Nasional semata. Berbagai permasalahan dan perilaku negatif yang timbul sebagai konsekuensi logis penempatan Ujian Nasional ini antara lain: penyempitan kurikulum, pengkastaan mata pelajaran, pengajaran berbasis soal ujian, pembelajaran yang bersifat hapalan, dan perilaku jalan-pintas.

2. Fokus berlebihan pada Ujian Nasional yang ditempatkan sebagai ujian kelulusan berisiko tinggi telah melunturkan hasrat dan suasana kesenangan dalam proses belajar mengajar, serta menggantinya dengan suasana keterpaksaan dan ketakutan. Berbagai permasalahan yang nyata timbul di lapangan akibat hal ini antara lain: usaha kecurangan masif dan sistematis dari satuan pendidikan, perilaku kecurangan kolektif, kecanduan pada bimbingan tes dan latihan soal, serta berbagai tindakan ritual keagamaan maupun klenik yang tidak proporsional dan mengasingkan rasionalitas.

3. Pemberlakuan satu ujian kelulusan standar di seluruh Indonesia yang bersifat menghukum pelaku pendidikan adalah bentuk ketidakadilan dan penyederhanaan permasalahaan secara berlebihan di saat sebaran mutu layanan pendidikan masih penuh ketimpangan. Penilaian dan pengawasan justru harus diterapkan terhadap pemerintah sebagai penyedia layanan pendidikan.

4. Mutu soal Ujian Nasional bersifat kognitif rendah dan mendorong proses belajar yang bersifat hapalan dan keterampilan hitungan rutin, telah menyuburkan perilaku nirnalar dan sikap pragmatis, tidak mengajarkan kecakapan yang benar-benar dibutuhkan siswa agar menjadi manusia abad ke-21 yang sukses dan berkontribusi pada masyarakat luas. Kualitas soal Ujian Nasional yang buruk itu menyebabkan Indonesia semakin tertinggal dari negara lain dalam berbagai evaluasi kualitas pendidikan internasional.

5. Kengototan Kemdikbud meneruskan Ujian Nasional dan mengabaikan putusan kasasi Mahkamah Agung tahun 2009 yang memperkuat putusan Pengadilan Tinggi DKI Jakarta dan Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait Ujian Nasional, dengan alasan "tidak ada kata 'menghentikan' dalam amar putusan dan hanya ada perintah meningkatkankan kualitas layanan pendidikan yang memang telah menjadi tugas rutin Kemdibkud", adalah merupakan suatu upaya manipulasi dan korupsi semantik yang sangat tidak layak dilakukan oleh penguasa dan pengelola pendidikan nasional. Pembangkangan hukum seperti ini merupakan preseden buruk bagi para pelaku pendidikan terutama pendidikan buruk bagi siswa.

6. Ujian Nasional telah menghabiskan waktu, tenaga dan biaya yang sangat besar dari seluruh pelaku pendidikan nasional sehingga menyebabkan hilangnya kesempatan untuk melakukan berbagai hal yang lebih utama bagi kemajuan pendidikan nasional kita, seperti: perhatian yang lebih besar pada peningkatan mutu guru sebagai elemen yang paling mempengaruhi mutu pendidikan, mendorong pemerataan distribusi layanan pendidikan, mendorong inovasi dan pemutakhiran proses persekolahan yang masih terjebak pada paradigma revolusi industri, serta mendorong berbagai model pendidikan alternatif sebagai pilihan bagi kebutuhan masyarakat yang beragam.



Dengan mempertimbangkan butir-butir keprihatinan tersebut, maka kami menuntut agar pemerintah melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan secara serius dan bersungguh-sungguh:

1. Melakukan reposisi terhadap Ujian Nasional kembali ke fungsi seharusnya, yaitu sebagai salah satu uji diagnostik untuk pemetaan kualitas layanan pendidikan dengan menaati kaidah-kaidah uji diagnostik yang tepat [dilakukan dengan pengambilan sampel, periodik 3-5 tahunan, mendalam, mencandra spektrum kecakapan yang benar-benar penting untuk kehidupan di abad 21], serta tidak dikaitkan dengan kelulusan peserta didik maupun penghakiman terhadap guru dan satuan pendidikan.

2. Mengembalikan proses kelulusan peserta didik kepada satuan pendidikan sesuai amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional dan roh Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan, sembari meningkatkan kemampuan satuan pendidikan dalam melakukan evaluasi pembelajaran yang bersifat menyeluruh dan berorientasi pada proses tumbuh kembang berkelanjutan dari peserta didik.

3. Memperhatikan penempatan berbagai evaluasi pendidikan secara strategis dan berhati-hati sebagai bagian integral yang akan memperkaya dan mengarahkan proses pembelajaran, terutama dalam menyambut perubahan kurikulum yang akan dijalankan pada tahun 2013, agar tidak mengulangi kesalahan penerapan kurikulum yang dinafikan oleh Ujian Nasional.

4. Berfokus pada upaya penjaminan layanan pendidikan bermutu bagi setiap insan di setiap penjuru nusantara yang dilandasi oleh kajian seksama dan perencanaan strategis dalam satu dekade ke depan, agar setiap insan mampu mengembangkan kecakapan dan sikap yang relevan dengan kehidupan di abad 21 dengan tetap berlandaskan dan tidak mengabaikan nilai-nilai kebudayaan nasional Indonesia.



Petisi ini dimulai dan didukung oleh:

Prof. H.A.R. Tilaar, Prof. Satryo Soemantri Brodjonegoro, Prof. Daniel M. Rosyid, Prof. Iwan Pranoto, Prof. Mayling Oey-Gardiner, Prof. Sarlito Wirawan Sarwono, Prof. Soegiono, Prof. M. Ansjar, Prof. Bambang Sutjiatmo, Prof. Ahmad Erani Yustika, Prof. Mudjisutrisno, Prof. B.S. Mardiatmadja, Prof. J. Sudarminto, Prof. Muhammad Bisri, Prof. Bambang Pranowo, Prof. Gempur Santoso, Prof. Evrizal A.M. Zuhud, Prof. Sentot Moestadjab Soeatmadji, Prof. Soedigdo Adi, Prof. Saut Sahat Pohan

Darmaningtyas, Utomo Dananjaya, Munif Chatib, Satria Dharma, Habe Arifin, Ahmad Rizali, Sulistyanto Soejoso, Rohmani, Aulia Wijiasih, Itje Chodidjah, Najelaa Shihab, Ahmad Baedowi, Biyanto, Suparman, Nugroho, Eko Purwono, Achmad Muchlis, Semino Hadisaputra, Moko Darjatmoko, Dhitta Puti Sarasvati, Heru Widiatmo, Romo Baskoro, Jasmin Sophianti, Retno Listyarti, Elin Driana, Saiful Mahdi, Mohammad Abduhzen, Ahmad Baharuddin, Peter J. Manoppo, Syamsir Latif, Edi Guring, Kreshna Aditya

Dikutip dari : http://www.change.org/id/petisi/kemdikbud-lakukan-reposisi-terhadap-ujian-nasional

Beasiswa Master Fulbright-DIKTI ke Amerika Dibuka


Kesempatan untuk memperoleh beasiswa master Fulbright ke Amerika Serikat kembali dibuka. Bersama dengan American Indonesian Exchange Foundation (Aminef), Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (DIKTI Kemdikbud) kembali membuka peluang bagi warga negara Indonesia (WNI). 
Kesempatan ini hanya diberikan kepada kandidat yang bekerja sebagai staf pengajar di institusi pendidikan tinggi di Indonesia, baik swasta maupun pegawai negeri sipil (PNS). Selain itu, kandidat juga harus memiliki syarat-syarat di bawah ini:
- pendidikan S-1 dengan IPK minimal 3.0 (skala 4.0)
- kualitas kepemimpinan dan pemahaman yang baik tentang Indonesia dan budaya internasional
- komitmen untuk kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan program Fulbright-Dikti ini
- skor TOEFL institusional minimal 550 atau 79/80 untuk IBT atau 6.0 untuk IELTS.
Tidak terima e-mail
Untuk mendaftar, lengkapi dokumen dengan formulir aplikasi, dokumen skor TOEFL ITP/IBT atau IELTS, surat referensi, transkrip nilai akademis dalam bahasa Inggris dan kartu identitas, seperti KTP atau paspor.
Pendafaran masih dibuka hingga 15 April 2013. Berkas aplikasi harus dikirimkan atau diantar langsung ke DIKTI. Penyelenggara dan aplikasi tidak menerima aplikasi yang dikirimkan melalui e-mail. Informasi lain bisa diperoleh dengan mengakses laman resmi beasiswa DIKTI atau Aminef.

Siap - Siap Kurikulum Versi 2013 Akan Diterapkan


Kurikulum 2013 akan diterapkan secara bertahap selama tiga tahun. Pada tahun 2013/2014, kurikulum itu akan diterapkan di kelas I dan IV sekolah dasar, kelas VII SMP, dan kelas X SMA/SMK di seluruh Indonesia.
”Penerapan kurikulum secara bertahap ini agar penyiapan materi pelajaran dan guru bisa lebih fokus, tidak memengaruhi materi ujian nasional, serta mencerminkan kebersamaan karena dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia,” kata Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Mohammad Nuh seusai upacara peringatan Hari Guru Nasional 2012 di Jakarta, Senin (26/11).
Menurut Nuh, pada tahun kedua kurikulum 2013 diperluas penerapannya di kelas II SD, kelas VIII SMP, dan kelas XI SMA. Pada tahun ketiga kurikulum ditambah dengan kelas yang tersisa.
Untuk penerapan kurikulum 2013, menurut Nuh, Kemdikbud tidak hanya menyiapkan kurikulum yang saat ini sedang dalam proses uji publik sampai awal Desember. Pada saat bersamaan, sedang disiapkan pula buku-buku pelajaran serta melatih guru-guru yang akan menerapkan kurikulum 2013.

Guru kuncinya
Nuh memahami kekhawatiran sebagian pihak. Walau kurikulum sering berganti metode pengajaran, guru tidak berubah karena guru tak dilatih terlebih dahulu. ”Karena itu, untuk penerapan kurikulum 2013, guru dilatih dulu agar metode pengajarannya berubah. Kurikulum ini mengharuskan guru bisa mendorong kreativitas dan rasa ingin tahu siswa,” kata Nuh.
Secara terpisah, Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sulistiyo mengatakan, implementasi perubahan kurikulum sering kali tidak berjalan mulus karena tidak mengakomodasi pemikiran sederhana para guru.
”Guru selalu dipandang semata sebagai pelaksana kurikulum. Padahal, guru pun berhak ikut memikirkan kebijakan yang baik untuk pendidikan,” ujar Sulistiyo.
Wakil Sekjen Federasi Serikat Guru Indonesia Fahriza Marta Tanjung meminta agar guru dilibatkan dalam penyusunan kurikulum baru.
Sumber: Kompas.com

Masyarakat Pertanyakan Anggaran Dana Perubahan Kurikulum 2013


Perombakan kurikulum baru yang akan diberlakukan pada Juni 2013 kembali menuai kontroversi terkait dengan alokasi anggaran yang mencapai miliaran rupiah. Anggaran tersebut dinilai beberapa pihak hanya menghamburkan uang negara saja karena tak ada perubahan dalam pendidikan Indonesia meski kurikulum direvisi.

Koordinator Investigasi dan advokasi Forum Indonesia untuk Transparansi Anggaran (FITRA), Uchok Sky Khadafi, menduga anggaran pengembangan kurikulum ini diwarnai akal-akalan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemdikbud). Untuk itu, FITRA meminta kepada DPR agar BPK melakukan audit investigasi terhadap anggaran penyempurnaan kurikulum ini.

"Ini ada di bagian Badan Penelitian dan Pengembangan. Kami menilai alokasi anggaran cenderung tidak masuk akal, dan boros hanya untuk sebuah proyek penyempurnaan kurikulum," kata Ucok, di Jakarta, Selasa (26/11/2012).

Ucok menyebutkan, pada tahun 2011, program ini bertajuk penyempurnaan sistem pembelajaran. Anggaran untuk kurikulum baru sudah mulai dialokasikan pada tahun 2012 dengan nama alokasi dana pengembangan kurikulum yang mencapai Rp.170.891.439.000. Selanjutnya, pada tahun  2013, muncul anggaran perubahan atau penyempurnaan kurikulum dengan alokasi dana sebesar Rp.95.020.000.000.

"Alokasi dananya saja untuk 2 tahun berturut-turut. Kalau BPK serius melakukan audit Investigasi, akan ditemukan indikasi penyimpangan anggarannya," ungkapnya.

Berikut rincian alokasi anggaran untuk penyempurnaan kurikulum 2013 yang dirilis oleh FITRA. Totalnya mencapai 

1). Dokumen bahan standar kompetensi pendidikan sebesar Rp.697.000.000
2). Laporan penelitian Kurikulum Rp.688.000.000
3). Dokumen Bahan kebijakan kurikulum dan perbukuan Rp.9.403.000.000
4). Model kurikulum  Rp.464.000.000
5).Model bahan ajar  Rp.3.670.000.000
6).Model sarana pembelajaran Rp.304.000.000
7). Pengembangan Kurikulum provinsi Rp.2.846.000.000
8). Pengembang kurikulum Kab/kota Rp.9.406.000.000
9). Sekolah Rintisan Kurikulum Rp.16.387.000.000
10). Fasilitator Kurikulum Daerah Rp.511.000.000
11). Lembaga pengembang Kurikulum Rp.420.000.000
12). Dokumen Hak Cipta Buku Rp.3.225.000.000
13).Dokumen Rekomendasi Buku bebas PPN Rp.360.000.000
14). Penulisan Naskah Buku pendidikan Rp.1.023.000.000
15). Buku yang diterjemahkan Rp.774.000.000
16). Buku Braille yg telah dialihaksarakan Rp.469.000.000
17). Buku Hasil pengadaan sebanyak 538.678. buku Rp.8.090.000.000
18). Dokumen Peta profil variable karakter bangsa Rp.525.000.000
19).Satuan pendidikan dievaluasi sebanyak 693  sekolah Rp.3.149.000.000
20).Buku Teks Pelajaran terstandar 200 buku/ Jilid Rp.4.326.000.000
21). Buku Non Teks Pelajaran Terstandar sebanyak 1.131 buku Rp.8.188.000.000
22). Naskah Hasil sayembara Rp.4.464.000.000
23). Penulisan Buku pendidikan yg kompeten Rp.1.600.000.000
24). Publikasi kurikulum dan perbukuan Rp.316.000.000
25). Sertifikat ISO Rp.346.000.000
26). Dokumen manajemen Puskurbuk Rp.4.297.000.000
27). Daerah Rintisan pengemangan Buku Murah Rp.6.708.000.000
28). Dokumen Informasi Kurikulum dan Perbukuan Rp.2.364.000.000

Mendikbud bantah

Menanggapi hal ini, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Mohammad Nuh, mengatakan bahwa alokasi anggaran untuk penyempurnaan kurikulum memang sudah ada sejak beberapa tahun lalu. Namun besar anggarannya tidak sebesar yang disebut-sebut oleh pihak tertentu.

"Pasti ada alokasi anggaran. Tapi nominalnya tidak sebanyak itu karena ada juga yang berasal dari daerah," jelas Nuh.

Sumber: Kompas.com

Dewan Pendidikan Denpasar Minta Tinjau Ulang Penghapusan Bahasa Inggris Di SD


Dewan Pendidikan Kota Denpasar meminta Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan meninjau kembali rencana penghapusan pelajaran bahasa Inggris dari kurikulum pendidikan sekolah dasar (SD).
"Pemikiran mundur jika pelajaran bahasa Inggris jadi dihapus di tengah era persaingan global saat ini. Kalau dipandang menjadi beban bagi murid SD, semestinya bisa diatur pemberian pelajarannya dipindah ke kelas yang lebih tinggi, misalnya dimulai dari kelas IV," kata Ketua Dewan Pendidikan Kota Denpasar DR Putu Rumawan Salain di Denpasar, Jumat (23/11/2012).
Menurut dia, bukan berarti dengan siswa menguasai bahasa Inggris mereka akan kehilangan karakter ke-Indonesiaannya.
"Apalagi di Bali yang menjadi jendelanya pariwisata dunia sudah menjadi keharusan masyarakat di sini sejak dini mahir berbahasa asing, khususnya bahasa Inggris," kata staf pengajar di Universitas Udayana (Unud) Denpasar itu.
Pelajaran bahasa Inggris, lanjut dia, juga dapat dimasukkan menjadi muatan lokal atau ekstrakurikuler. Intinya tidak tepat kalau dihapus sama sekali.
"Saya setuju adanya perubahan kurikulum dan memang harus dievaluasi secara berkala. Tetapi, pemerintah jangan main potong atau hapus pelajaran yang sudah ada," ujarnya.
Kurikulum yang baik, ucap dia, adalah yang dapat membawa siswa siap menghadapi cepatnya perubahan, namun tak mengesampingkan nilai-nilai kearifan lokal.
"Siswa jangan diposisikan sebagai objek, harus mendapatkan nilai begini dan begitu. Menurut saya, pendidikan yang baik adalah yang mampu menjawab tantangan zaman," ucapnya.
Rumawan mengharapkan pemerintah jangan "kebakaran jenggot" mengubah kurikulum secara drastis setelah beberapa waktu terakhir marak terjadi tawuran pelajar.
"Jika pada daerah seperti Bali yang sudah siap, namun pelajaran bahasa Inggrisnya malah dihapus, sama artinya memundurkan daya saing generasi muda kita," ucapnya.
Untuk daerah-daerah terpencil yang belum memiliki guru bahasa Inggris, kata dia, itu yang seharusnya dilengkapi tenaga guru maupun sarana prasarananya.

Sumber: ANTARA

STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MENURUT KONSEP ISLAMI

STRATEGI BELAJAR MENGAJAR MENURUT KONSEP ISLAMI
 
KEMAMPUAN untuk belajar merupakan sebuah karunia Allah yang mampu membedakan manusia dangan makhluk yang lain. Allah menghadiahkan akal kepada manusia untuk mampu belajr dan menjadi pemimpin di dunia ini.
Pendapat yang mengatakan bahwa belajar sebagai aktifitas yang tidak dapat dari kehidupan manusia, ternyata bukan berasal dari hasil renungan manusia semata. Ajaran agama sebagai pedoman hidup manusia juga menganjurkan manusia untuk selalu malakukan kegiatan belajar.
Dalam Al Qur’an, kata al-ilm dan turunannya berulang sebanyak 780 kali. Seperti yang termaktub dalam wahyu yang pertama turun kepada baginda Rasulullah SAW yakni Al-‘Alaq ayat 1-5.

Pengaruh Berita Tokoh Pada Surat Kabar Harian Terbitan Kota Medan Terhadap Opini Masyarakat Tentang Citra Bakal Calon Gubsu

Pemilihan Calon Gubernur SUMUT
Dalam sistem demokrasi akan terwadahi heterogenitas masyarakat baik dari sisi agama, etnik, keragaman, ide, aliran pemikiran, ideologi dan semua produk pemikiran manusia.  Oleh karena sifat mayoritas merupakan salah satu ukuran dalam demokrasi, maka pengaruh sebuah pemikiran ditentukan oleh kemampuannya menjadi arus di masyarakat. Karena itu opini publik menjadi sangat penting dalam demokrasi, sama pentingnya dengan lembaga legislatif dan lembaga eksekutif. Artinya wacana publik harus dimenangkan dulu sebelum memenangkan wacana legislasi dan memenuhi lembaga eksekutif.

Kecanduan Obat - obat terlarang bagi Lingkungan Pendidikan


Kecanduan obat adalah masalah yang sangat umum dari masyarakat kita untuk saat ini. Semakin banyak orang telah dipengaruhi oleh obat - obatan terlarang, termasuk pemuda. Ketika seorang anak mencapai usia remajanya, ia akan mengalami banyak perubahan dalam hal tubuh fisik dan emosional. Kepribadiannya akan berubah. Ini adalah tahap yang sangat penting dalam kehidupan setiap orang. Kadang-kadang, mereka akan merasa bahwa perubahan ini sangat serius dan perlu ada seseorang yang memahami mereka. Mereka kemudian akan bergabung dikelompokkan yang mereka temukan dan bisa menjadikan mereka sebagai 'teman'. ternyata kumpulan itu , kami temukan dan mereka melakukan perilaku sembrono, sangat sulit untuk menghentikan mereka. Selama masa itu, mereka bisa sangat bebas untuk menggunakan obat -obatan terlarang.

Sekolah harus waspada dan mulai mencoba menemukan cara untuk mencegah kecanduan obat pada para pemuda. Mereka memberikan solusi dengan melakukan pendidikan narkoba di sekolah. Yang mana Saat ini mulai diajarkan pada siswa sekolah dasar dan menengah. Hal ini sangat penting bagi pemuda untuk memiliki pengetahuan tentang bagaimana obat dapat membahayakan kehidupan mereka. Mereka akan menyadari bahaya menggunakan itu, dan efek apa saja yang dapat berdampak pada hubungan mereka serta keluarga mereka.

Ketika siswa diajarkan tentang bahaya - bahaya kecanduan narkoba, mereka akan belajar bagaimana untuk menghindari hal-hal yang mungkin memicu mereka dalam menggunakannya. Setelah mereka tahu, mereka bisa menghindar dari situasi dimana mereka bisa merasa tergoda. Ini juga akan mengajarkan mereka bagaimana menghindari teman yang menggunakan narkoba. Sebagian besar kasus kecanduan narkoba saat ini dipengaruhi oleh teman-teman dan kenalan. Pelajari cara memilih teman bermain dari lingkungan rumah ataupun lingkungan sekolahmu,lebih selektif lah.

Setelah para siswa ataupun remaja - remaja itu diajarkan dan dididik tentang narkoba, maka mereka dapat lebih menghindari bahan terlarang itu dan kita bisa mencegah lebih banyak lagi penyebaran akan kasus beredarnya obat ilegal pada para pemuda. Obat terlarang tersebut memang diawal - awal dapat memberikan efek yang menyenangkan pada seseorang, tapi bahaya dan efek samping bagi kesehatan tubuh dan metal kita bisa tak ada habisnya. Sekolah adalah salah satu tempat di mana mereka dapat diajarkan tentang cara untuk menjaga metal dan diri mereka dan menjadi warga negara yang lebih baik di masyarakat, sehingga memberikan pelajaran tentang bahaya narkoba adalah suatu keharusan bagi setiap pihak sekolah.

Pemimpin yang penuh Pengabdian dan Bertanggung jawab


Apabila kita mencari seorang pemimpin , carilah pemimpin yang mempunyai kecerdasan spiritual yang tinggi .Sebab orang yang mempunyai kecerdasan spiritual akan bisa memjadi pemimpin yang penuh pengabdian dan bertanggung jawab.
Dalam konteks kenegaraan atau rasa nasionalisme terhadap negara rasanya seperti mimpi untuk mempunyai pemimpin yang penuh pengabdian dan bertanggung jawab.Banyak orang yang berebut agar dipilih menjadi pemimpin , namun masih dipertanyakan bila kelak dia benar - benar menjabat sebagai pemimpin, apa dia benar - benar bisa menjadi pemimpin yang penuh pengabdian .Sedangkan dalam proses pemilihan nya saja ia sudah menyuap para pemilih dengan amplop yang berisi uang.
Namun kenyataan yang demikian jangan sampai membuat kita pesimis akan mempunyai pemimpin yang punya kecerdasan spiritual tinggi sehingga memimpin dengan penuh pengabdian dan tanggung jawab .Lebih dari itu , kenyataan ini adalah tantangan sekaligus tanggung jawab yang mulia dari orang tua agar bisa mengembangkan kecerdasan spiritual pada anak - anaknya.karena anak - anak lah calon pemimpin di masa depan nanti .

Stres dan depresi pada anak


Banyak orang tua di masa sekarang yang mempercepat proses pertumbuhan anak dengan memperlakukan anak seperti orang dewasa dan membebani mereka dengan beban hidup orang dewasa.
Beberapa Gejala atau tanda adanya stres pada anak usia sekolah , diantarannya :
  1. Kemunduran prilaku kembali ke tahap sebelumnya
  2. Menarik diri dengan sebab tidak jelas
  3. Kehilangan motivasi atau kemampuan untuk konsentrasi di sekolah
  4. Perubahan perilaku yang kelihatan
  5. Nafsu makan menurun dan tidur tidak nyenyak
  6. Mudah tersinggung tanpa sebab jelas
  7. Keluhan fisik
  8. Bermasalah dalam hubungan dengan teman sebaya
Membantu Anak yang Mengalami Stres yang dapat orang tua lakukan yaitu dengan :


  • Perbaiki pola asuh Anda
Bila selama ini Anda cenderung otoriter atau sebaliknya serba boleh, sebaiknya Anda mengubah pola asuh Anda agar anak Anda tidak merasa terbebani dengan tuntutan yang berlebihan. Sebaliknya, berikan aturan yang jelas, mengapa aturan tersebut diberikan dan konsekuensi apabila peraturan dilanggar. Jangan lupa untuk memberikan pujian jika anak Anda bersikap positif, tetapi berikan teguran atau disiplin apabila anak melakukan pelanggaran serta penjelasan mengapa disiplin diberikan dan bukan karena orang tua membenci anaknya.

  • Jangan buat tuntutan yang berlebihan
Orang tua menginginkan anaknya mencapai yang terbaik, tetapi jangan tetapkan target yang tidak dapat dicapai oleh anak. Jangan pula mengritik atau membanding-bandingkan seorang anak dengan orang lain. Terimalah seorang anak dengan segala kelebihan dan kekurangannya.

  • Buat kedekatan dengan anak dan komunikasi yang terbuka
Kedekatan orang tua dengan anak akan membantu seorang anak terbuka terhadap orang tua dan leluasa menjadikan orang tua sebagai tempat curhat. Anak dapat menceritakan kejadian yang tidak menyenangkan yang dialaminya saat di sekolah atau di luar rumah. Orang tua, sebagai manusia yang lebih berpengalaman dapat memberikan solusi yang baik untuk anak atau mengambil tindakan yang diperlukan agar kejadian tidak menyenangkan dapat dihindari.

  • Ciptakan keluarga yang harmonis
Hubungan ayah ibu yang harmonis, kedekatan dengan kakak adik dan anggota keluarga lain membuat anak merasa nyaman dan betah di rumah, membantunya terhindar dari pergaulan buruk yang dapat menimbulkan berbagai masalah yang dapat membuat anak stres.

  • Bentuk anak yang mandiri
Seorang anak pada saatnya harus menjadi mandiri, karena tidak mungkin orang tua terus menerus mengawasinya. Maka, bantu anak dengan melatihnya untuk membuat keputusan yang diperlukan. Misalnya, saat seorang anak menanyakan apakah suatu tindakan boleh dilakukan atau tidak, ajak anak berdiskusi apa hal baik dan hal negatif yang akan terjadi jika anak melakukan hal tersebut. Hal ini dapat membantu anak jika suatu saat ia harus membuat keputusan tanpa bantuan orang tua. Anak yang mandiri juga akan lebih dpaat menyelesaikan masalahnya dan menangani saat dia merasa tidak nyaman sehingga mencegah anak mengalami stres.

  • Beri keleluasan yang wajar untuk anak
Untuk hal-hal yang tidak terlalu prinsip, berikan keleluasan pada anak. Misalnya dalam menentukan kegiatan ekstrakurikuler atau kursus yang akan diikutinya. Biarkan anak menyalurkan hobinya sehingga anak tidak merasa terkekang dan menikmati aktivitasnya.

  • Berikan makanan sehat dan tidur cukup
Karena asupan gizi dapat mempengaruhi stres anak, maka sajikan makanan yang bergizi untuk anak Anda. Juga biasakan anak agar makan dengan teratur dan tepat waktu. Sedangkan untuk membantu anak cukup tidur, bantu anak agar memiliki jadwal yang baik, tentukan kapan dia boleh bermain, kapan harus mengerjakan tugas dan jadwal lainnya sehingga anak memiliki waktu untuk tidur siang dan tidak sampai harus tidur larut malam untuk mengerjakan tugasnya.

  • Perhatian dan kasih sayang yang dari orang tua
Itu lah tertutama yang dibutuhkan anak dan membantu anak terhindar dari stres. Maka, terus dukung, latih dan asuh anak Anda agar dia dapat menikmati hari-harinya dengan ceria.

Peran lembaga Pendidikan nonformal Pada Pribadi anak


Masyarakat dewasa ini sedang in transition - to - be dalam mewujudkan tata hidup yang mapan dalam mempersiapkan pola pendidikan sesuai tuntutan zaman .Secara timbal balik proses ini berakar dari cara keluarga menata dirinya mewujudkan norma - norma yang menjadi pegangan hidupnya , mencari identitasnya antara kenyata'an aktual dalam kehidupan ideal.Proses penataan ini harus dibantu oleh lembaga - lembaga non formal.
Pola pendidikan menyambut era pembangunan industri bukan saja dicapai melalui pendidikan formal atau peningkatan kualitas gurunya disekolah saja, meskipun cetakan sekolah amat penting adanya,melainkan juga karena perhatian orang tua yang bersungguh - sungguh terhadap pertumbuhan putra putrinya melalui jalan yang wajar dalam pemenuhan kebutuhan serta dukungan seluruh masyarakat, termasuk lembaga non formal khusus nya lembaga non formal islam ( masjid).Apabila pendidikan di masjid dikembangkan dalam suatu rancangan yang komprehensif yang dapat dirumuskan bermula dari tujuan apa yang akan dicapai dalam memenuhi wawasan yang dipersyaratkan oleh masa depan ,maka akan sangat membantu pemekaran - pemekaran pribadi anak kita maupun pemekaran fungsi lembaga ini sendiri.


Kata Kunci/ keyword Terkait dengan artikel ini : pendidikan non formal, pendidikan formal, pendidikan formal dan non formal, pendidikan formal non formal dan informal, pendidikan non formal dan informal, lembaga pendidikan non formal, makalah pendidikan non formal, contoh pendidikan non formal, sekolah non formal, pendidikan islam non formal, pendidikan non formal di indonesia.


Hasil Penilaian Agama Islam Dengan Blog


Asalamu'alaikum..
Semoga siswa - siswiku SMK Tech Nusantara Namira dapat lebih meningkatkan kreasi dalam menulis, tidak hanya dalam mata pelajaran saya, jadikan ngeblog adalah suatu nilai tambah bagi kalian, ajak teman - teman kalian untuk memulai ngeblog. Tiada hal yang tidak berguna, ...
Gambar di samping adalah hasil pencarian dari google.com untuk kelas X1 dan X3.
BAGI YANG TIDAK ADA NAMANYA TERCANTUM DI SINI, HARAP UNTUK MELAPOR KE SAYA UNTUK MENERIMA TUGAS SELANJUTNYA.

Berikut ini dari hasil pencarian google.com untuk kelas X2

BAGI YANG TIDAK ADA NAMANYA TERCANTUM DI SINI, HARAP UNTUK MELAPOR KE SAYA UNTUK MENERIMA TUGAS SELANJUTNYA.

Kurikulum tak Sesuai Penamaan

Kurikulum tak Sesuai Penamaan

Dalam beberapa tahun terakhir, dunia pendidikan di tanah air akrab dengan istilah ‘KTSP’. Akronim ini aslinya merupakan singkatan dari Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Namun di lapangan kadang-kadang justru diplesetkan.

Masih pantas menjadi sesuatu yang perlu dibahas.Dari sejumlah mata pelajaran itu barangkali ia akan lulus semua.Tetapi tidak tertutup kemungkinan ada pula beberapa mata pelajaran yang gagal. Demikian juga untuk semester-semester berikutnya.

Nah, jika setelah tiga tahun (6 semester) ternyata masih ada mata pelajaran yang belum lulus maka siswa tadi harus mengulang atau mengikuti kembali mata pelajaran-mata pelajaran yang dimaksud sampai ia dinyatakan lulus seluruhnya. Jadi, siswa-siswa yang masuk SMP atau SMA pada tahun yang sama belum tentu tamat pada tahun atau bahkan semester yangsama pula. Tetapi tergantung kepada prestasi yang mereka peroleh.

Sementara kurikulum yang dulu acapkali bergonta-ganti wajah dan penampilan sudah cukup merepotkan dan memberatkan banyak kalangan, terutama para guru selaku ujung tombak dunia pendidikan.
Umumnya para praktisi pendidikan kita (terutama bapak dan ibu guru) masih salah dalam mengartikan kurikulum yang diluncurkan sejak tahun 2006 lalu itu.

Singkat kata, belum dapat beradaptasi dengan format asli KTSP tadi. Padahal KTSP diberlakukan adalah dalam rangka melimpahkan wewenang yang cukup besar bagi setiap satuan pendidikan (sekolah) dan para guru untuk menentukan tingkat keberhasilan siswa-siswi mereka.

Artinya, jika sebelumnya aktivitas para guru hanyalah sebatas melaksanakan apa yang telah ditetapkan oleh pemerintah (depdiknas) maka sekarang fungsi dan peran para pendidik itu meluas menjadi penyusun dan pengembang kurikulum, sekaligus sebagai pelaksananya.

Jadi, setiap satuan pendidikan (sekolah) sesungguhnya berhak dan bahkan dituntut untuk membuat dan memiliki kurikulum sendiri (khusus) sesuai situasi dan kondisi di lokasi masing-masing. Selebihnya adalah terserah kepada pihak sekolah untuk menyusun, mengembangkan dan melaksanakannya di lapangan.

Akan tetapi apa yang terjadi selama ini? Benarkah bapak dan ibu guru bisa berkreasi, berinovasi dan berimprovisasi? Malah semakin banyak intervensi yang datang dari sana-sini. Biasanya berasal dari oknum-oknum yang menjadikan bisnis sebagai orientasi. Nyaris serupa saja dengan kurikulum-kurikulum sebelumnya. Memberikan ruang yang seluas-luasnya kepada setiap sekolah (terutama para guru) untuk aktif berkreasi dan berinovasi merancang kurikulum dan perangkat-perangkat pembelajaran yang diperlukan.

Dari siapapun, dari pihak manapun. Dengan begini barulah
KTSP benar-benar menjadi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan. Bukan Kurikulum yang Tak Sesuai Penamaan.


Kata Kunci/ keyword Terkait dengan artikel ini : kurikulum pendidikan, kurikulum pendidikan islam, kurikulum pendidikan anak usia dini, kurikulum tingkat satuan pendidikan, pengembangan kurikulum pendidikan, kurikulum pendidikan indonesia, makalah kurikulum pendidikan, kurikulum pendidikan nasional, kurikulum pendidikan di indonesia, pengertian kurikulum pendidikan, artikel kurikulum pendidikan, kurikulum pendidikan karakter, kurikulum pendidikan tinggi, perubahan kurikulum pendidikan, kurikulum pendidikan matematika, fungsi kurikulum pendidikan, desain kurikulum pendidikan, perkembangan kurikulum pendidikan indonesia, perkembangan kurikulum pendidikan di indonesia, pusat kurikulum pendidikan nasional, macam-macam kurikulum pendidikan.

Aku tidak Bangga Nilai Anak Didikku Tinggi.....

Lihatlah SEGEL LEMBAR JAWABAN DAN SOAL...Tidak layak dinamakan SEGEL.Lebih cendrung kepada STIKER yang bisa dibuka bebas dan tanpa merusak bagian STIKER itu sendiri.
Banyak pihak yang membanggakan sekolah tempat mengajar nya ketika mendapat nilai yang tinggi dan lulus UN dengan hasil yang baik. Hal ini awalnya dapat membuat saya terlena namun sudah hampir tiga tahun saya perhatikan ( dengan ikut langsung dalam pengawasan UN yang berlangsung ) maka saya berpendapat " Saya Tidak Bangga Dengan Nilai Anak didik saya berNilai Tinggi.."

Tahun ini, dan tahun sebelum - sebelumnya ( 2 - 3 tahun)saya mengawas de sebuah sekolah di Medan, saya menjumpai :
  • Siswa di haruskan hadir di bawah jam 06.30 pagi.
  • Intruksi oknum sekolah kepada pengawas ruang ujian agar jangan terlalu ketat kepada siswanya.
  • Mohon maklum dengan kondisi siswanya.
  • Membagi jawaban di depan pengawas.
  • Ada siswa yang menjawab soal matematika dengan waktu 15 menit tanpa coretan di kertas buram. ( luar biasa )

Hal ini sangat membuat saya penasaran, saya mengadakan penyelidikan kecil - kecilan dan bersifat sederhana kepada siswa saya sendiri dengan mengadakan interogasi langsung kepada siswa dan orang tua siswa, hasilnya :
  1. Orang tua berpendapat; " ngapain pak anak saya susah - susah belajar, toh nanti dibantu jawabannya oleh gurunya".
  2. Anak didik, " gimana tadi soaalnya..susah ? " gampang pak..tadi pagi kami disuruh hadir dan dibagi jawabannya pagi - pagi dan di sembunyikan di tempat tertentu.

Hal ini yang membuat saya tersentak dan tidak membanggakan sekolah saya mengajar walaupun mendapat nilai terbaik peringkat I se Kecamatan tempat saya mengajar dan mendapat tropy dari Bapak Wali Kota Medan.

Pertanyaan yang mendasar, Kenapa ini dilakukan sekolah?
pihak sekolah melakukan hal di atas atara lain karena :
  • Membangun nama baik sekolah dimata masyarakat.
  • Menghindari tekanan dari pihak yayasan ( kalau ada ).
  • Sebagai nilai jual bagi siswa yang ingin masuk ke sekolah tersebut.
  • Mendapat pujian dari berbagai pihak.
Siapa yang di salahkan?
  1. Menurut saya orang yang paling di salahkan adalah:
  2. Kepala Sekolah yang menginstruksikan hal itu dilakukan.
  3. Guru yang melakukan dan menyebarkan jawaban.
Dan solusi apa yang harus di adakan?
Up grade sistem pengajaran guru.
Lakukan peninjauan pembelajaran di semester akhir kelas.
Banyak dilakukan pembahasan - pembahasan soal ujian akhir.
Tidak melegalkan cara apapun ( dalam hal negative ) dalam mendongkrak popularitas sekolah.

Semoga hal ini dapat menggugah para pemangku kepentingan di Institusi pendidikan, agar ( perkataan istri ....) selalu diberi ingat untuk tidak sembarangan menjalankan amanah masyarakat.

Kata Kunci/ keyword Terkait dengan artikel ini :  ujian nasional, soal ujian nasional, soal ujian nasional 2011, soal ujian nasional 2012,prediksi ujian, soal prediksi ujian nasional, ujian nasional matematika, soal prediksi uan 2011, soal prediksi uan 2012, jawaban ujian nasional, prediksi uan smp, ujian nasional bahasa indonesia, prediksi un sma, prediksi ujian nasional smp, prediksi uan 2011 smp, prediksi uan 2012 smp, prediksi soal ujian smp, soal ujian nasional bahasa indonesia, prediksi uan sma, prediksi unas, prediksi ujian nasional sma, prediksi uan smk, soal unas 2011 smp, soal unas 2012 smp, prediksi uan 2012, prediksi uan 2011, prediksi uan 2010, prediksi uan 2009, prediksi soal unas, bocoran ujian nasional, ujian nasional smp 2012, ujian nasional smp 2011, ujian nasional smp 2010, ujian nasional smp 2009, prediksi unas smp, soal prediksi unas 2012, soal prediksi unas 2011, soal prediksi unas 2010, bocoran uan 2012, bocoran uan 2011, bocoran uan 2010, prediksi soal-soal uan, prediksi unas smp 2012, prediksi unas smp 2011, prediksi unas smp 2010, soal unas 2012 smp, soal unas 2011 smp, soal unas 2010 smp, soal unas 2008, soal unas sma 2012, soal unas sma 2011, soal unas sma 2010, soal2 ujian nasional, download soal unas smp, soal unas smp 2012, soal unas smp 2011, soal unas smp 2010, soal unas smp 2009, kecurangan ujian nasional,

Kontradiksi dalam Membangun Konsep Sekolah Unggul

Sekolah unggulan yang sebenarnya adalah sekolah yang dibangun secara bersama - sama oleh seluruh warga sekolah, bukan hanya oleh pemegang otoritas pendidikan. Dalam konsep sekolah unggulan yang saat ini diterapkan, untuk menciptakan prestasi siswa yang tingi, harus dirancang kurikulum yang baik yang diajarkan oleh guru - guru berkualitas tinggi.
Sekolah yang unggul sebenarnya suatu keunggulan yang di dapat dan dicapai apabila seluruh sumber daya sekolah dimanfaatkan secara optimal. Artinya tenaga administrasi, pengembang kurikulum di sekolah, kepala sekolah, dan penjaga sekolah pun harus dilibatkan secara aktif, karena sumber daya tersebut akan menciptakan iklim sekolah yang mampu membentuk keunggulan sekolah.
Keunggulan sekolah terletak pada bagaimana cara sekolah merancang-bangun sekolah sebagai organisasi. Maksudnya adalah bagaimana struktur organisasi pada sekolah itu disusun, bagaimana warga sekolah berpartisipasi, bagaimana setiap orang memiliki peran dan tanggung jawab yang sesuai, serta bagaimana terjadinya pelimpahan dan pendelegasian wewenang yang disertai tanggung jawab. Semua itu bermuara pada kunci utama sekolah unnggul, yaitu keunggulan dalam pelayanan kepada siswa dengan memberikan kesempatan untuk mengembangkan potensinya.
Menurut saya program kelas unggulan di Indonesia secara pedagogis meyesatkan, bahkan ada yang telah memasuki wilayah malpraktik dan akan merugikan pendiidkan dalam jangka waktu
yang panjang. Kelas - kelas unggulan diciptakan dengan cara mengelompokan siswa menurut kemampuan akademisnya tidak sesuai dengan hakikat kehidupan di masyarakat.
Pengembangan sejkolah unggulan pada dasarnya berpijak di atas empat strategi dasar kebijakan pendidikan nasional yaitu pemerataan kesempatan relevansi kualitas dan efisiensi.
Dalam pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan terkandung makna ekualitas, eksesibilitas di mana pun ia berada. Ekualitas berarti setiap anak berpotensi di mana pun ia berada,mempunya peluang yang sama dalam memperoleh pendidikan yang bermutu. Aksesibilitas berarti setiap anak berpotensi mempunyai akses yang sama terhadap sekolah yang bermutu.
Namun sat ini sekolah bermutu saat ini tidak dapat disentuh oleh masyarakat kalangan bawah ( ekonomi kurang mampu ), hal ini mengakibatkan kesenjangan kian jelas di dalam pengembangan MUTU pendidikan. Bagi yang mempunya uanglah yang dapat mengenyam pendidikan yang bermutu. Namun di balik itu semua, keberadaan sekolah yang kurang memiliki mutu kebanyakan sekolah yang memiliki staf pengajar di sekolah adalah PNS tidak memiliki beban yang jelas dalam emngembangkan kualitas mutu peserta didik. Namun di mata dinas pendidikan mereka sangat berjasa.
Akhirnya, mutu sekolah bukan lan suatu titik akhir dalam mendalami ilmu pengetahuan, banyak sekolah yang diluar prediksi mutu pendidikan mengahasilkan lulusan yang luar biasa ( ingat filem LASKAR PELANGI ). Kenapa pemerinah kita tidak melirik mutiara - mutiara yang terpendam, yang selalu di lihat dan diperhatikan sekolah yang milik 2P ( Pejabat dan Penjahat ) atau ( gabungan kedua - duanya ). Bagi saya hanya melakukan pembelajaran yang mengikuti setandard dan melakukan inprofisasi dengan media dalam mengajar merupakan kualitas yang harus saya selalu tingkatkan.

Komunitas Blog Guru Sosial Media