b04e4553e6938e992a380e93a6ff4c43dd63d0239f9acea4bd
TELAH DIBUKA UJIAN KEJAR PAKET A, B DAN C SELURUH INDONESIA, RESMI. INFORMASINYA DI SINI
Diberdayakan oleh Blogger.
Home » , , » Manusia menurut filsafat pendidikan

Manusia menurut filsafat pendidikan

Manusia sebagai makhluk ciptaan , dilengkapi dengan potensi agar dengan potensi itu ia dapat mengembangkan dirinya.Lalu manusia dalam pandangan filsafat pendidikan islam adalah sebagai makhluk alternatif / dapat memilih , tetapi kepadanya ditawarkan pilihan nilai yang terbaik yaitu nilai ilhayat. manusia dikategorikan sebagai makhluk bebas dan sekaligus terikat.Manusia dan potensinya,  manusa adalah makhluk yang paling potensial .memang secara biologis manusia tumbuh dari makhluk yang lemah secara fisik , menjadi remaja, dewasa, dan kemudian menurun kekuatannya dan setelah itu pertumbuhan manusia berakhir pada kematian .Manusia juga memiliki potensial mental yang memberi peluang baginya untuk meningkatkan kualitas sumber daya insani 

Pendidikan adalah bagian dari suatu proses yang diharapkan untuk mencapai suatu tujuan.

Melihat pengertian diatas, dapat disimpulkan bahwa hubungan pendidikan dengan manusia itu sangat erat. Adanya pendidikan untuk mengembangkan potensi manusia, menuju manusia yang lebih baik

Manusia merupakan subyek pendidikan, tetapi juga sekaligus menjadi objek pendidikan itu sendiri. Pedagogik tanpa ilmu jiwa, sama dengan praktek tanpa teori. Pendidikan tanpa mengerti manusia, berarti membina sesuatu tanpa mengerti untuk apa, bagaimana, dan mengapa manusia dididik. Tanpa mengerti atas manusia, baik sifat-sifat individualitasnya yang unik, maupun potensi-potensi yang justru akan dibina, pendidikan akan salah arah. Bahkan tanpa pengertian yang baik, pendidikan akan merusak kodrat manusia.

potensi yang dimiliki manusia potesi naluriah , inderawi, akal maupun rasa beragamaan pada bentuk asalnya baru berupa dorongan - dorongan dasar yang bekerja secara alami .potensi baru dapat mencapai tujuan yang sebenarnya apabila dijaga , dipelihara , dibimbing dan dikembangkan secara terarah bertahap dan berkesinambungan .

0 komentar:

Posting Komentar

Komunitas Blog Guru Sosial Media