TELAH DIBUKA UJIAN KEJAR PAKET A, B DAN C SELURUH INDONESIA, RESMI. INFORMASINYA DI SINI
Diberdayakan oleh Blogger.

Kumpulan Video Pembelajaran

Tahu Tentang gaya Belajar Anak Visual

Tahu Tentang gaya Belajar Anak Visual 


Gaya belajar visual dipercaya sebagai gaya belajar yang paling banyak dimiliki oleh anak. Anak dengan gaya belajar visual lebih optimal memahami sesuatu melalui apa yang dilihat. 

Ciri-ciri anak dengan gaya belajar visual adalah:

  • Rapi dan teratur
  • Lebih mudah mengingat dari yang dilihat daripada yang didengar
  • Lebih suka membaca daripada dibacakan
  • Berbicara dengan tempo agak cepat
  • Pembaca yang cepat dan tekun
  • Lebih menyukai melakukan demonstrasi daripada pidato
  • Sulit untuk menerima instruksi secara verbal kecuali ditulis
  • Tidak mudah terganggu dengan keramaian
  • Suka menggambar apa pun di kertas
  • Tau apa yang ingin dikatakan, tapi sulit memilih kata-kata

Minat Membaca Mari Kita Tingkatkan

Kami di rumah punya lemari dari kayu yang berisi macam - macam buku dari buku pendidikan sampai buku cerita anak - anak .Rutinitas ke toko buku biasa kami lakukan , anak - anak paling bersemangat jika tiba waktunya pergi ke toko buku .bahkan kadang - kadang kami ke toko buku bukan hanya membeli buku tetapi sekalian kesempatan baca- baca buku bagaikan kami lagi di perpustakaan umum .Apakah anda juga memiliki rutinitas yang sama seperti keluarga kami ?

Sebenarnya membacakan cerita oleh orang dewasa untuk anak-anak harus menjadi sebuah kebiasaan. Bagi anak kecil yang masih belajar berbahasa, mendengarlan menjadi media penting untuk meniru kosakata.

Di samping belajar berbahasa, ada hal lebih penting lagi dapat dipelajari anak-anak, yaitu memahami karakter. Buku bacaan akan meyuguhkan pelbagai karakter dengan kondisi bermacam-macam. Dengan berdampingan bersama orang dewasa, anak akan lebih mudah memhami isu tentang kemanusian yang sudah diserap tapi terlalu berat untuk dipahami.

Jika kita berada di kota-kota besar, mungkin hal ini terasa mustahil, di mana kita dengan mudahnya melihat orang membaca dan mengakses banyak buku. Akan tetapi Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas. Bergeser sedikit dari kota besar, kita bisa melihat kenyataan bahwa masih banyak orang-orang yang bahkan masih buta huruf. Apalagi di daerah pelosok sana, yang bahkan anak usia sekolah masih sulit mengakses buku.

Kepemimpinan Kepala Sekolah: Membangun Visi


Kepemimpinan Kepala Sekolah: Membangun Visi
Salah satu fungsi kepemimpinan adalah menciptakan visi dan mengembangkan strategi untuk mencapainya. Secara tradisional dalam waktu yang lebih stabil, pimpinan puncak mendefinisikan visi dan mengatur manusia dan sumberdaya material untuk mencapai visi. Pada dewasa ini, dalam era per ubahan yang cepat setiap orang dalam organisasi harus mema hami dan mendukung visi supaya mereka dapat mengadaptasi perilaku mereka untuk mencapai visi.
Strategi kepemimpinan adalah tanggung jawab terhadap hubungan dengan lingkungan eksternal untuk memilih/ memiliki visi, misi, strategi dan implementasi. Jadi visi adalah "the dream of the future" (mimpi tentang masa depan).
Bila para pegawai dibimbing visi, seluruh keputusan dan tindakan setiap hari dalam organisasi merespon persoalan dan tantangan yang ada sekarang dengan cara yang menggerakkan organisasi menuju dinamika masa depan daripada sekedar mempertahankan status quo (Daft, 1999:127).
Dapat disimpulkan bahwa kepemimpinan pendidikan mengakar pada kekuatan visi. Karena itu, visi pimpinan berfungsi sebagai: (1) Visi- memberikan memotivasi perilaku, (2) Visi- membentuk untung/nasib, (3) Visi pribadi- kerjasama dengan sejumlah sasaran pemimpin dan organisasi, (4) Visi-pimpinan menginsipirasi tindakan, membantu membentuk masa depan, yang berpengaruh terhadap orang-orang untuk bekerja dan maksudnya terhadap organisasi.

Komunitas Blog Guru Sosial Media