Diberdayakan oleh Blogger.
Home » , , , » PERANAN UKS DAN UKGS DI SEKOLAH

PERANAN UKS DAN UKGS DI SEKOLAH

Melihat Dari Sorot Mata Pak. Goen


Sekolah yang menerapkan MBS dan manajemen mutu yang hirarkinya jelas, adalah sekolah yang memandang dari kacamata fungsi dan bagaimana daya dukung fasilitas yang akan dan telah di adakan oleh suatu sekolah atau institusi/ lembaga penyelenggara pendidikan.
Karena banyak suatu lembaga pendidikan atau kursus mengadakan peralatan atau falisitas yang mewah, tanpa melihat dari sisi urgensinya untuk komunitas dan lembaga atau sekolah tersebut.
Menurut pak Goen....fasilitas yang bebar benar mahal adalah fasilitas yang memang mendukung seluruh kegiatan yang ada di suatu lembaga pendidikan dan selalu melakukan audit kelayakan dan penambahan yang lebih baik.
Salah satu fasilitas adalah UKS ( Unik Kesehatan Sekolah ), hal ini seharusnya menjadi prioritas bagi sekolah yang benar - benar memperhatikan mutu dan tuntutan tidak langsung siswa ( kebutuhan yang tidak tampak ). Fungsi UKS adalah sebagai assurance kesehatan siswa selama ia berada di lingkungan sekolah, oleh karena itu sekolah atau lembaga yang memiliki UKS hendaknya benar - benar menjadikannya suatu fasilitas yang bersifat control kepada kesehatan siswa.
Disamping itu UKS juga memiliki partner ( sorry kalau pak Goen salah ) atau kalau orang Arab bilang Rekanan kesehatan, yaitu UKGS ( Unit Kesehatan Gigi Sekolah ), unit ini yang kebanyakan dilupakan oleh beberapa lembaga penyelenggara pendidikan formal maupun non formal. Sebab lembaga ini tidak hanya memonitor kesehatan siswa selama di lingkungan sekolah akan tetapi juga menjadi kontroler akan kesehatan gigi siswa.
Hal ini dilakukan oleh UKGS dan UKS dengan cara program penyuluhan kesehatan gigi dan kesehatan sehari - hari, penyuluhan kesehatan gigi, pelatihan dokter kecil dan masih banyak lagi program UKS dan UKGS di sekolah yang sangat membantu famor sekolah dalam peningkatan mutu sekolah.
Namun dalam kenyataan yang Pak Goen lihat dilapangan ( hasil kunjungn dari beberapa sekolah faforit ) tidak banyak perhatian oleh pihak pimpinan sekolah, kemungkinan ( menurut analisa Pak Goen ) hal ini banyak menguras keuangan dan perhatian yang buanyak, tapi kalau dilihat dari segi positifnya kegiatan ini banyak memberikan kontribusi yang lumayan bermanfaat.
Di samping itu sebenarnya kalau saja seorang pimpinan mengerti hirarki organisasi hal ini tidak terjadi, dikarenakan memberdayakan fasilitas tidak musti mengeluarkan uang / dana yang berlebihan, cukup kita jalin kerja sama dengan instansi terkait. Hal ini akan memudahkan kita dalam mengatur keuangan, dan memperkaya kita dalam hubungan dengan organsasi yang mendukung sekolah dalam memajukan pendidikan.



By. Pak.Goen

1 komentar:

Komunitas Blog Guru Sosial Media