Diberdayakan oleh Blogger.

Malu Saat berbuat Salah

Pengertian Malu
Malu adalah satu kata yang mencakup perbuatan menjauhi segala apa yang dibenci.[Lihat Raudhatul ‘Uqalâ wa Nuzhatul Fudhalâ' (hal. 53)]

Imam Ibnul Qayyim rahimahullâh berkata, “Malu berasal dari kata hayaah (hidup), dan ada yang berpendapat bahwa malu berasal dari kata al-hayaa (hujan), tetapi makna ini tidak masyhûr. Hidup dan matinya hati seseorang sangat mempengaruhi sifat malu orang tersebut. Begitu pula dengan hilangnya rasa malu, dipengaruhi oleh kadar kematian hati dan ruh seseorang. Sehingga setiap kali hati hidup, pada saat itu pula rasa malu menjadi lebih sempurna.

Al-Junaid rahimahullâh berkata, “Rasa malu yaitu melihat kenikmatan dan keteledoran sehingga menimbulkan suatu kondisi yang disebut dengan malu. Hakikat malu ialah sikap yang memotivasi untuk meninggalkan keburukan dan mencegah sikap menyia-nyiakan hak pemiliknya

Keutamaan Malu
1). Malu pada hakikatnya tidak mendatangkan sesuatu kecuali kebaikan. Malu mengajak pemiliknya agar menghias diri dengan yang mulia dan menjauhkan diri dari sifat-sifat yang hina.
2). Malu adalah cabang keimanan.
3). Allah Azza wa Jalla cinta kepada orang-orang yang malu.
4). Malu adalah akhlak para Malaikat.

5). Malu adalah akhlak Islam.
6). Malu sebagai pencegah pemiliknya dari melakukan maksiat.
7). Malu senantiasa seiring dengan iman, bila salah satunya tercabut hilanglah yang lainnya.
8). Malu akan mengantarkan seseorang ke Surga.

Malu adalah warisan para Nabi terdahulu
Rasulullah Shallallahu 'alaihi wa sallam bersabda , “Sesungguhnya salah satu perkara yang telah diketahui manusia dari kalimat kenabian terdahulu…"

Maksudnya, ini sebagai hikmah kenabian yang sangat agung, yang mengajak kepada rasa malu, yang merupakan satu perkara yang diwariskan oleh para Nabi kepada manusia generasi demi generasi hingga kepada generasi awal umat Nabi Muhammad Shallallahu 'alaihi wa sallam.

Orang yang memiliki rasa malu dan takut Kepada Allah SWT adalah orang beriman .Ada beberapahal yang menyebabkan manusia merasa malu . Ada manusia yang merasa malu karena berada dantara orang - orang yang belum dikenalnya .Ada manusia yang merasa malu karena miskin ada juga manusia yang merasa malu karena bodoh.Ada pula manusia yang malu karena melakukan perbuatan buruk.
Jadi sebenarnya ada sifat malu yang baik dan ada pula sifat malu yang buruk .
Malu yang baik adalah apabila kita malu untuk berbuat buruk.Kita malu kepada diri sendiri dan juga kepada Allah SWT.Misalnya kita malu pada ALLah kala kita tidak sholat atau telah berbuat jahat kepada orang lain.
 




0 komentar:

Poskan Komentar

Komunitas Blog Guru Sosial Media