Diberdayakan oleh Blogger.
Home » » Naskah Soal UN Tidak 20 Variasi bagi Siswa Pengguna Huruf Braille

Naskah Soal UN Tidak 20 Variasi bagi Siswa Pengguna Huruf Braille

Naskah Soal UN Tidak 20 Variasi bagi Siswa Pengguna Huruf Braille
Informasi dikuti dari JAKARTA, KOMPAS.com - Bahwa seperti tahun lalu, soal Ujian Nasional (UN) 2013 juga akan tersedia dalam format huruf braille bagi para peserta ujian yang menyandang tunanetra. Namun untuk variannya, soal UN dengan huruf braille ini tidak akan dibuat sebanyak 20 paket.
Ketua Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) Aman Wirakartakusumah mengatakan bahwa soal UN dengan format huruf braille ini tetap akan mengambil satu varian dari 20 paket yang ada. Namun, memang sengaja hanya dicetak satu varian saja untuk soal UN khusus ini.
"Kan kita lihat dulu juga kebutuhannya berapa. Kalau dihitung yang ada saat ini, tidak perlu dibuat 20 variasi soal untuk yang braille, tapi tetap mengambil salah satu varian dari 20 paket itu," kata Aman saat jumpa pers tentang Pelaksanaan UN 2013 di Gedung C Kemdikbud, Jakarta, Jumat (5/4/2013).

Kendati demikian, pihaknya tetap mengambil langkah antisipatif terhadap untuk peserta UN berkebutuhan khusus ini. Bagi yang ada di daerah terpencil dan terkendala pada pengiriman soalnya maka tetap akan menggunakan soal UN biasa namun akan disediakan satu pendamping.
"Kalau untuk yang tunarungu masih bisa. Tapi untuk yang tunanetra atau tunadaksa akan disediakan pendamping," ujar Aman.
"Khusus untuk yang tunanetra, kalau memang terpaksa pakai soal biasa maka ada tambahan waktu dalam mengerjakannya," imbuhnya.
Tambahan waktu yang diberikan, lanjutnya, selama 40 menit untuk pengerjaan dan jeda selama 30 menit. Jeda ini diperlukan karena dengan soal UN tanpa huruf braille ini, seorang pendamping akan membacakan isi soal dan jawaban pada peserta tersebut.
"Jadi nanti dibacakan soalnya. Itu kan perlu jeda ya, nanti diberi 30 menit. Lalu untuk pengerjaannya akan ada tambahan waktu juga. Intinya kami tidak mau menyulitkan karena semua anak berhak untuk ikut UN," tandasnya.
Editor :
Ana Shofiana Syatiri

0 komentar:

Poskan Komentar

Komunitas Blog Guru Sosial Media