Diberdayakan oleh Blogger.
Home » , , , , » Memasarkan Bisnis Mengajar seorang Pendidik

Memasarkan Bisnis Mengajar seorang Pendidik

Jika Anda sudah menjadi pengajar atau memberikan layanan pendidikan maka Anda mungkin sudah tahu bahwa bisnis tersebut suka pasang surut dan mengalir dari minggu ke minggu. Sering kali ada absen yang dikarenakan, anak-anak sakit, ada acara jalan- jalan dari sekolah atau adanya janji yang tidak dapat dihindari yang menyebabkan jam mengajar Anda dibatalkan untuk minggu itu. Kecuali Anda bila pembayaran dari les ada itu tidak akan terpotong karena pembatalan dari absen - absen tadi, dari situ anda akan lebih menyadari bahwa pendapatan les tidak bisa diandalkan.

Jadi, apa artinya ini bagi pengajar ? Ini berarti bahwa Anda perlu untuk terus mengembangkan bisnis Anda sehingga cukup untuk menutupi dari setiap pembatalan - pembatalan yang terjadi pembatalan dalam satu minggu. Jika Anda bisa mendapatkan lebih banyak siswa - siswa cadangan lain yang bisa anda ajar maka Anda memiliki kekuatan lebih dalam situasi tersebut. Dengan kata lain, jika seorang siswa membatalkan terlalu sering Anda dapat mengganti dia dengan seorang mahasiswa baru dari daftar tunggu.

Salah satu masalah dari pemasaran adalah hal itu bisa mahal dan mari kita hadapi itu, iklan surat kabar mungkin tidak menghasilkan apapun sama sekali. pemasangan iklan disurat kabar akan memperoleh hasil yang maksimal bila kita memasangnya secara berkala dalam jangka waktu yang lama. Orang mungkin tidak segera merespon tetapi mereka akan ingat bahwa mereka melihat iklan Anda dan mencari lagi.

Memasang Pamflet , atau brosur dipinggir - pinggir jalan. Metode ini bekerja lebih baik bagiku daripada iklan surat kabar dan lebih irit dalam hal biaya. Anda dapat merancang pamflet sendiri dan mencetak serta mengcopynya sendiri sebanyak mungkin lalu membagikan pada halayak ramai.

Dari mulut ke mulut merupakan cara terbaik untuk mendapatkan siswa baru. Untuk mendorong siswa Anda agar bisa lebih merekomendasikan Anda, Anda dapat menawarkan mereka insentif seperti pelajaran gratis jika pembayaran dilakukan secara tepat waktu dan tidak pernah terlambat. Tinggalkan kartu nama Anda di perpustakaan lokal dan mengirim surat ke sekolah-sekolah lokal .
Pelajaran terpenting yang saya pelajari sebagai pengajar adalah kebutuhan untuk konsisten dengan pemasaran.

Kata Kunci/ keyword Terkait dengan artikel ini : Usaha kecil-kecilan, modal sedikit, peluang-peluang usaha, usaha sampingan murah, peluang-peluang bisanis.

0 komentar:

Poskan Komentar

Komunitas Blog Guru Sosial Media