Diberdayakan oleh Blogger.

UJIAN CPNS JAUH DARI KEMURNIAN

UJIAN CPNS JAUH DARI KEMURNIAN/ AKUNTABILITAS/ TRANSPARANSI
Oleh : Pak Gunawan


Ujian seleksi Pegawai Negeri Sipil di seluruh Indonesia ( daerah kota, profinsi ) tidak mencerminkan kemurnian yang mereka kampanyekan di awal menjelang ujian berlangsung. Hal ini dilakukan agar meyakinkan para peserta seleksi tidak mencium indikasi kecurangan yang dilakukan.
Ujian seleksi pegawai Negeri Sipil harusnya dilakukan dengan kadar transparansi yang jelas agar menghasilkan kwalitas pelayan masyarakat yang tidak mementingkan diri sendiri, keluarga maupun golongan ( KKN ), yaitu dengan menetapkan nilai minimum kelulusan calon pegawai negeri sipil yang di cari sesuai dengan keahlian yang di butuhkan.

HARUS MENETAPKAN NILAI MINIMUM KELULUSAN CPNS

Hal ini harus dilakukan oleh para pejabat penyelenggara seleksi ujian pegawai negeri sipil sebab mereka adalah pejabat publik yang selalu di monitor oleh masyarakat ( ada atau tidak kecurangan terjadi dalam menilaian ujian masuk tersebut ), setelah nilai minimum atau batas minimum kelulusan dilakukan maka bagi yang tidak sampai kedalam batas minimum kelulusan dapat memahami batas keilmuannya dengan cara memaparkan nilai yang telah dicapainya, dan dikemudian hari akam lebih menggiatkan lagi keilmuan yang bersangkutan.

Kalau hal ini tidak dilakukan akan menimbulkan pandangan miring terhadap penyelenggara ujian, apalagi di beberapa kota penyelenggara pengumuman hasil ditunda, hal ini akan menimbulkan ketidak percayaan masyarakat dalam kemurnian seleksi ujian pegawai negeri sipil.

0 komentar:

Poskan Komentar

Komunitas Blog Guru Sosial Media