Kamis, 12 Maret 2009

SOSOK AL - GHAZALI DALAM DUNIA PENDIDIKAN ISLAM

DIRANGKUM DARI BUKUNYA IMAM AL - GHAZALI YAITU IHYAULUMUDDIN DAN MIZAN AL - AMAL

Kewajiban seorang pendidik Islam yaitu :
1. Mengikuti jejak Rasulullah dalam tugas dan kewajibannya.
" Adapun syarat bagi seorang guru, maka ia layak menjadi pengganti Rasulullah SAW, dialah sebenarnya 'Alim ( berilmu intelektual ). Tetapi tidak pulalah tiap - tipa orang yang 'Alim itu layak menempati kedudukan sebagai ganti Rasulullah SAW".
Dengan demikian seorang guru hendaknya menjadi wakil dan pengganti Rasulullah yang mewarisi ajaran - ajarannya dan memperjuangkan dalam kehidupan masyarakat disegala penjuru dunia, deikian juga prilaku,perbuatan dan kepribadian seorang pendidik harus mencerminkan ajaran - ajarannya, sesuai dengan akhlak Rasulullah karena memang beliau dilahirkan di dunia ini adalah sebagai ' Uswatun hasanah atau sebagai pigur ideal " bagi ummat pada umumnya dan dan bagi seorang pendidik pada khususnya. ( Prof.Pupuh faturragman;SBNM2007 )
2. Memberikan kasih sayang kepada anak didik.
Al - Ghazali mengatakan :" Memberikan kasih sayang kepada murid - murid dan memperlakukan mereka seperti anaknya sendiri ".
Seorang guru seharusnya juga sebagai multi fungsi yang dapat megayomi dan menjadikan dirinya tauladan si murid di dalam kelas dan di sekolah. Guru seharusnya memposisikan dirinya sebagai orang tuanya ( jika membimbing ), sebagai temannya ( jika ada permasalahan), sebagai kakak/ abang ( apabila ingin bermanja ), asalkan tidak melewati batasan - batasan norma yang diatur dalamagama. Kebanyakan para guru menggunakan powerna untuk melakukan hal - hal yang tidak baik bagi si anak didik, ( lihat kejadian di TV tentang kekerasan pendidik danpelcehan pendidik ) hal ini sangat mencoreng dunia pendidik yang pada dasarnya murni.
Mulailah membangun gairah psikologis anak kepada kita untuk belajar dan terus membimbing peserta didik kita agar maju dalam akhlak dan watak.

3. Menjadi tauladan bagi peserta didik.
Al - ghazali mengatakan " Seorang guru itu harus mengamalkan ilmunya, lalu perkataannya. Karena sesunggunya ilmu itu dapat dilihat dengan mata hati. Sedangkan perbuatan itu dapat dilihat denganmata kepala. Padahal yang mempunyai mata kepala adalah lebih banyak ".
Seharusnya seorang pendidik mencerminkan ajaran akhlak yang mulia, yaitu taat akan agamannya, menjauhi laranganNya, dan menjadi tauladan dari akhlak dan tingkah laku terhadap siswa dan murid lainnya.

4. Menghormati kode etik guru.
Al - Ghazali mengatakan : " Seorang guru yang memegang salah satu mata pelajaran, sebaiknya jangan mengejek - ejek mata pelajaran lainnya dihadapan muridnya ".
Pandangan Imam Al - Ghazali tersebut dalam dunia pendidikan sekarang dikembangkan menjadi suatu kode etik pendidikan dalam artian yang sangat luas, yaitu hubungan seorang tenaga pendidik dengan lembaga - lembaga sosial dan pemerintahan serta sesama seorang pendidik lain ataupun sama pelajarannya.


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar